Skip to main content

Secangkir Kopi Produk Baru dari Torabika ~

Buat beberapa orang, kopi hanyalah sebuah minuman yang bisa di nikmati siang dan malam, atau cuma minuman penahan rasa kantuk. Gue berpendapat, kopi adalah sebuah simbol kebahagiaan, simbol ketenangan, dan persatuan. *Ngasal* Buat gue yang udah minum kopi sejak SMP atau SD *gue lupa percisnya*, Kopi adalah ritual yang tak bisa di hilangkan. Semua orang di rumah gue menyukai kopi. Bahkan ketika gue naro uang ratusan ribu, uang itu nggak akan ilang. Lain halnya jika gue menaruh kopi, dalam hitungan jam pasti lenyap. ~

Sebegitu addictnya keluarga gue pada kopi, dalam sehari biasanya kita 3 kali meminum kopi. Pagi, siang dan malam. Hal itulah yang membuat gue ingin membuka warung kopi, seenggaknya kalau kopinya nggak laku, kan bisa gue konsumsi sendiri, iya kan? :D

Berbagai macam kopi sudah pernah gue cicipi, terutama kopi sachet yang harganya 1000-2000an itu hehehe. Kopi termahal yang pernah gue minum adalah secangkir kopi Starbuck, itupun di traktir. Kopi termurah? Pernah koo gue nyoba kopi yang harganya 500 perak. Rasanya kaya ampas jagung, whehehehe. Buat gue "Apalah arti harga dari secangkir kopi, tanpa kamu disisi." :D #Apacoba

Dan malam ini, gue nemu variant baru yang menurut gue unik. Punyanya brand Torabika. Sebelumnya gue juga salah satu penyuka Torabika Cappucino Latte, yang ada serbuknya itu loh. Dengan serbuknya kadang gue suka tulisin huruf sama bentuk hati kaya gini :D

Heart for Love
R for Rudi :D
Oke, kembali ke variant baru, pertamanya gue heran, koo bisa ini kopi gulanya terpisah? Mirip lagunya cakra khan :D



Torabika Creamy Latte
Harganya cukup murah, 1500aja/sachet. Kalau beli banyak mungkin bisa di bawah itu harganya. Sekilas mungkin biasa aja, tapi sebenernya itu di bagian tengan terpisahkan.


Sebelah kiri adalah kopi dengan creamy milk, sebelah kanannya adalah gula. Uniknya adalah, kita bisa nakar alias ngasih gula sesuka hari kita, selain itu ada panduan takarannya. KEREN!


Nah itu keliatan kan angkanya? Ada 100%, 75%, 50% dan 25% takaran gulanya. Cara ngemixnya juga gampang looh.


Pertama masukin aja kopi bagian besar ke dalam gelas. Gelasnya jangan terlalu gede yah. Yang biasa aja. Udah gitu masukin deh gulanya. Nah untuk masukin gula biar takarannya pas sama keinginan, bisa di pegang kaya gini :


Oiah, biar tahu rasanya enak yang mana coba deh masukin dari yang sedikit dulu, 25%. Nah udah gitu kasih air panas secukupnya. Rasain deh udah manis atau belum? Kalau belum,  masukin lagi sampai bates 50%, dan di aduk pake sendok kecil. Cobain lagi, udah manis? Kalau masih belum tambahin lagi ke level 75%. Aduk-aduk deh, kalau masih belum manis, tambahin deh sampe 100%. Masih belum manis juga? Coba minumnya sambil liat foto gue -..-

Dari semua level gula yang gue masukin, gue rasa paling enak tuh di level 50 and 75 persen. Kalau 100 persen kemanisan, kalau 25 persen ya gitu deh.


Yuk cobain, kalau udah cobain cerita ke gue gimana pengalaman loe mengenai kopi torabika variant baru ini. :D Sekian aja sih, ini Late post. Harusnya gue posting pas tanggal 18 Februari, tapi karena satu dan banyak hal akhirnya baru bisa gue posting deh. Selamat menikmati kopi murah ala cafe ~ 

Comments