Skip to main content

Dzulqo'dah 1436 H: 5 Alasan Sebuah Brand Mencari Blogger

Menurut saya jadi blogger itu keren. Nggak harus peduli sama komentar orang lain, yang penting nulis di blog, terus diposting. Nggak usah peduli bakal ada yang baca, komentar, atau share postingan yang di buat, yang pasti hal apapun yang ada di otak bisa dikeluarkan dengan plong. Dulu cuma tiga hal yang saya pikirkan dari ngeblog. Hati senang karena sudah bekspresi dan mengeluarkan pendapat dengan bebas, pikiran tenang karena tidak ada yang mengganjal, serta eksis karena berasa punya tempat pribadi dimana orang bisa berkunjug kapan saja tanpa harus scroll down terlalu jauh seperti di social media.


Kini ada satu hal lagi yang membuat saya senang jadi blogger, yaitu bisa jadi sumber mata pencaharian. Ihiiiy! Yaa walau masih skala RT, saya pernah dapet nominal 7 digit dari ngeblog karena menang lomba. Asiik kan? Sekarang blogger dicari bukan hanya untuk ikutan lomba. Tapi ada beberapa brand yang mencari blogger untuk brand awareness produk-produknya. Nah kenapa sih brand itu mau bayar blogger untuk brandingnya? Kenapa nggak sewa artis aja? Kenapa nggak sewa pengacara? Kenapa nggak pasang iklan di TV?

Alasan paling utama adalah BUDGET.
Low budget, high impact. Itu yang terjadi dimasa digital saat ini. Digital marketing menjadi salah satu pilihan Brand untuk aware produk-produknya. Mungkin ada yang berfikiran "Tapi kan nggak semua orang main internet?" Iya sih, cuma kalau kita berfikir panjang, siapa sih target market kita 5 sampai 10 tahun mendatang? Mungkin anak-anak yang saat ini gemar banget pegang gadget. Belum lagi di dukung fakta-fakta pertumbuhan pengguna internet di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Terus kenapa Blogger? Kenapa nggak Facebookers, Twitterers, atau Selebgram? Menurut saya, akan ada masanya social-social media tersebut naik dan turun. Sesuatu hal yang viral di social media tersebut, akan terkikis seiring berjalannya waktu. Jadi biasanya Brand hanya menggunakan orang-orang KOL di social-social media seperti twitter, facebook, dan instagram untuk beberapa campigne atau aktivasi. Dan menurut saya, inilah 5 alasan brand lebih mencari blogger untuk melakukan digital branding.

1. Mendongkrak SEO.
Ah ini mah udah pada tahu dong yah. Jadi untuk mendapatkan posisi di sebuah search engine (Saat ini kebanyakan menggunakan Google), dilakukan yang namanya optimasi SEO, dan salah satu komponen paling penting adalah sebuah Postingan alias artikel. Apa jadinya website sebuah brand tanpa blogger? Biasanya copas, alias copy paste, namun imbasnya yaa page rank website tersebut nggak naik-naik.


Etapi biar apa sih ada di urutan pertama Search engine? Konon, tiap orang kadang mencari sebuah hal di search engine ini. Misalnya mau membeli sepatu murah, maka kata kunci "Sepatu Murah" yang akan dicari ketika membuka search engine. Walaupun saya sendiri lebih suka mencari barang yang akan di beli melalui website jual beli, hehe. Singkatnya, SEO bisa dilakukan dengan banyak cara, tapi yang paling murah yaa menggaet para blogger untuk minimal mencantumkan 3 kata kunci dalam sebuah artikel yang diposting.

Saya pernah menemukan seseorang yang hanya menjual jasa SEO-nya seharga 500 ribu rupiah, dan dalam waktu satu bulan website yang diinginkan bisa menjadi peringkat pertama di halaman pertama Google dengan beberapa kata kunci. Namun sayangnya hal itu ternyata bersifat sementara, jadi ketika tidak menggunakan jasa orang tersebut, peringkat websitenya merosot. Kalau di buatkan artikel oleh blogger? Selama bloggernya nggak menghapus postingan tersebut, dan tidak ada yang melakukan stategi yang sama dengan yang dilakukan sebuah brand, Insyaallah akan tetap dan bertahan. Apalagi jika postingan blogger tersebut bisa sangat viral, maka SEO brand tersebut akan tetap berjaya.

2. Blogger Itu Kreatif
Bukannya ge-er dan kepedean, tapi yaa emang begitulah. Blogger itu kreatif, semua blogger yang saya tahu, mereka itu kreatifnya nggak ketulungan. Blogger terbiasa membahas hal-hal simple menjadi menarik dan bermanfaat. Kadang menjadi blogger juga bisa merangkap sebagai graphic desainer dan editor audio video.


Yang paling keren, ada beberapa blogger yang saya tahu dengan kekreatif-annya bisa menciptakan atmosfer tersendiri. Blogger itu kreatif di berbagai bidang. Terutama food, fashion, dan fun. Dan inilah yang membuat brand mencari blogger. Blogger punya hal-hal kreatif yang bisa memberikan sisi lain dari produk sebuah brand.

3. Blogger Itu Suka Nulis Dan (agak) Paham Tekhnologi
Nah ini, banyak penulis yang belum bisa ngeblog. Sayang sekali, brand lebih suka blogger karena rata-rata bisa menulis dan bisa menggunakan tekhnologi. Repot kan ya kalau sang penulis harus ngetik artikel, terus di perusahaan tersebut menggunakan jasa seseorang untuk posting ke blog? Ya sekalian aja cari blogger, yang bisa nulis dan paham tekhnologi.


Rata-rata blogger "kekinian", apa aja di ulik. Hal paling baru ingin segera di ubek-ubek untuk dijadikan review di blognya. Inilah yang membuat brand mencari seorang blogger. Kebanyakan brand lebih suka yang sudah jadi, bukan berarti instant. Mereka lebih suka yang sudah "bisa" ketimbang memberikan training. Kembali ke point awal yaitu low budget, maka bloggerlah yang mereka cari.

4. Bayarannya Lebih Murah Di Banding Bayar Artis
Ini mah udah jelas banget yah. Namun nggak sedikit juga blogger yang ujung-ujungnya bisa jadi seleb atau publik figure kayak Raditya Dika dan sasyachi serta saya. Raditya Dika, sang blogger yang punya kekreatifan humor sekarang udah jadi segala macem. Sekali artikel di posting di blognya bisa mencapai sekian juta rupiah. Begitu juga dengan Sasyachi, beauty blogger ini punya penghasilan yang nggak sedikit dari ngeblog dan bercabang sampai ke youtube, instagram, dan sosmed lainnya.


Coba kalau pakai artis? Lebih mahal dan efeknya cuma saat sang artis lagi naik daun aja. Kalau pakai blogger? Rerata followers blogger itu menghargai apa yang bisa dilakukan sang blogger, nggak peduli sama kehidupan pribadinya. Well ketika blogger kesandung masalah pribadi, efek ke sebuah brand nggak akan terlalu besar. Serius deh!

5. Bagi-Bagi Rezeki
Allah itu maha adil, iya kan? Jadi profesi sebagai blogger juga diberikan rezeki lewat brand yang mencari blogger, baik itu secara office hours maupun freelance. ^^ Brand sebesar apapun pasti membutuhkan jasa blogger, ada yang memang fokus sehingga langsung merekrut, ada juga yang "coba-coba" dengan mengadakan kontes untuk blogger.

Itulah 5 alasan yang saya rasa paling pas mengapa Brand mencari blogger, maaf ya kalau ada yang tidak sesuai. Apapun alasan sebuah brand mencari blogger, semoga para blogger tetap semangat dan anti plagiat ya! Jadi blogger itu keren, selama menjaga etika dan etiket, dan tidak melukai siapapun~
Semoga bermanfaat ^^


Comments