Thursday, 6 August 2015

Syawal 1436 H: Arti Kemerdekaan Versi Saya

"Tujuh belas agustus tahun empat lima.. Itulah hari kemerdekaan kita.. Hari merdeka, Nusa dan Bangsa.. Hari lahirnya bangsa Indonesia... MER-DE-KA.. Sekali merdeka tetap merdeka, selama hayat masih di kandung badan. Kita tetap Sedia, tetap setia, mempertahankan IN-DO-NE-SIA.. Kita tetap sedia, tetap setia, membela negara kita.." 

Masih hafal kan lirik lagu diatas?
Lagu berjudul "Hari Kemerdekaan" ini merupakan ciptaan H. Mutahar, selalu dinyanyikan saat upacara-upacara penting, khusunya upacara kemerdekaan. Sejak kecil, yang saya tahu ketika bulan Agustus pasti ada perayaaan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Saya senang karena akan ada banyak perlombaan di RT maupun di RW, bangga rasanya bisa menang balap kerupuk, balap memecahkan air dalam balon, balap kelereng, balap lari, dan lomba karaoke.

Namun semakin bertambahnya umur, ketika perlombaan-perlombaan tersebut tidak lagi diperuntukan bagi orang seusia saya, dan banyaknya pertanyaan "apa arti merdeka yang sesungguhnya" saya jadi bingung sendiri. Sebenarnya apa sih arti kemerdekaan?


Dilihat dari sejarah, hari kemerdekaan adalah hari dimana Indonesia memproklamirkan bahwa negara ini tidak lagi dijajah oleh bangsa asing. Indonesia memiliki pemerintahan sendiri yang tidak diintervensi oleh kekuatan bangsa lainnya. Jadi arti kemerdekaan menurut saya adalah tak ada lagi bangsa yang menjajah Indonesia, Indonesia sudah mandiri, bisa mengurus negeri sendiri demi kesejahteraan rakyatnya. Hanya saja pada kenyataannya, apa benar kita sudah merdeka sehingga merasakan kesejahteraan?

Saya rasa sebagian iya, dan sebagian tidak. Yaa hidupkan memang selalu memiliki dua sisi. Sisi baik, dan sisi tidak baik. Namun perbandingannya bagaimana? Lebih banyak yang sejahtera atau tidak? Saya tidak tahu, saya belum pernah melakukan survey tentang ini. Secara kasat mata dari apa yang saya lihat di lingkungan sekitar saya, Indonesia sudah lebih baik. Walau ada juga beberapa aspek yang mengalami kemunduran. Ah pusing saya kalau bicara masalah negeri, terlalu melebar dan luas sehingga saya rasa tak cukuplah pikiran saya yang kecil ini untuk mengutarakan dan menganalisanya.

Tapi berhubung #BloggerMuslimah sedang mengadakan Blog Walking Special "Arti Merdeka Untuk Muslimah", saya mencoba menyimpulan beberapa arti kemerdekaan vesi saya. 

Merdeka itu Bebas.
Berarti kemerdekaan adalah kebebasan. Kebebasan untuk melakukan apapun. Saat ini saya rasa tidak ada yang melarang seorang muslimah melakukan suatu hal. Saya ambil contoh dalam 3 aspek yang sangat berpengaruh di Indonesia, yaitu:

1. Pekerjaan
Muslimah bisa bekerja dimana saja dan melakukan pekerjaan apa saja. Hanya satu pekerjaan yang tak bisa dilakukan seorang muslimah, yaitu pekerjaan yang mengharuskannya melepas jilbab. Kalau untuk yang belum berjilbab, yuk segera berjilbab! Sama-sama belajar menjadi muslimah yang bebas melakukan hal positif. 


Sebenarnya bisa saja seorang muslimah bekerja tanpa jilbab, tapi.. Jilbab itu kan untuk menutup aurat. Aurat itu wajib ditutupi, jadi kalau bekerja dan dapat uang lalu kewajiban dilalaikan, bagaimana? *Jawab dalam hati saja*
Saran saya sebagai muslimah yang merdeka, lakukanlah pekerjaan yang bisa diatur sendiri waktunya oleh kita, sehingga kita tidak perlu meninggalkan kewajiban-kewajiban kita sebagai seorang muslimah.

2. Pendidikan
Seorang muslimah kelak akan menjadi madrasah bagi anak-anaknya. Jadi selama kita mampu, tuntutlah sebanyak mungkin ilmu yang bermanfaat. Dan Alhamdulillah, di Indonesia tidak ada batasan bahwa seorang muslimah tidak boleh berkuliah atau bersekolah sampai jenjang tertentu. Sayangnya masih banyak masyarakat berfikiran bahwa menuntut ilmu adalah untuk kepentingan pekerjaan yang tujuannya mendapatkan salary, sehingga ada banyak perkataan "Kuliah cape-cape koo nggak kerja? Malah jadi ibu rumah tangga..?".


Sebenarnya pendidikan tidak hanya didapatkan dari sekolah formal, banyak ilmu yang bisa kita cari dari mana saja. Terutama dari Internet, kita bisa mencari ilmu dari orang lain yang mereka bagikan, tapi hati-hati ya dalam mencari ilmu tanpa adanya mentor atau guru, karena tidak semua yang ada di internet itu kebenaran.

3. Politik
Seperti kita ketahui, Indonesia pernah memiliki presiden perempuan. Seorang muslimah, ternyata bisa menjadi presiden ya! Ini artinya di Indonesia, perempuan atau lelaki memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin di dunia politik. Sudah banyak tokoh muslimah yang muncul menjadi politikus. Saya juga dulu sempat berfikir jadi politikus, hehehe. Tapi lebih baik nanti suami saya saja yang saya usulkan dulu jadi lurah, saya mah jadi tim sukses aja. Pilih Rudi ya! *nah loh*

Itulah 3 aspek yang menurut saya penting dan sudah didapatkan kebebasannya untuk muslimah. Kalau menurut kamu gimana? Yuk tulis artikel bertema "Arti Merdeka Menurut Muslimah" di blog kamu, kemudian beri tag #BloggerMuslimah dan #GerakanMenujuSholehah di akhir artikel. Daftarkan blog kamu di sini ==> https://web.facebook.com/notes/blogger-muslimah-dot-com/bw-spesial-hari-kemerdekaan/479543265565639 <== Mudah kan? *wink*

#BloggerMuslimah
#GerakanMenujuSholehah
#OneDayOnePost

Sumber gambar : Google.co.id

1 comment: