Skip to main content

UANG, BNI, DAN NEGERI ~

Siapa yang nggak kenal sama yang namanya uang? Uang memang tak bisa membeli kebahagiaan tapi saya setuju bahwa uang itu penting karena menjadi alat tukar hal-hal kita butuhkan untuk menciptakan kebahagiaan. Yang saya rasakan, nilai uang saat ini semakin tergerus inflasi. Dulu saat saya masih kecil, uang seratus rupiah terasa amat sangat besar. Sekarang? Masih bernilai, tapi sudah tidak bisa membeli jajanan kesukaan lagi. *hiks

Source : google.co.id

Saya pernah berfikir, mengapa negeri ini tidak mencetak uang yang banyak saja, lalu dibagikan kepada masyarakatnya agar tidak ada orang yang harus banting tulang demi pundi-pundi rupiah. Namun pemikiran saya itu sudah jelas salah, karena jika semua orang mudah mendapatkan uang maka tidak ada lagi yang mau bekerja keras. Tidak ada yang mau berdagang dan tidak ada yang mau bekerja menjadi pegawai negeri sipil, serta menjadi buruh. Lalu bagaimana kita hidup? Apa yang akan dibeli kalau tidak ada penjual? Ahhh rumit memang kalau sudah membicarakan uang. Tapi saya penasaran, di Indonesia siapakah yang pertama kali mencetak uang?


Saya mencoba mencari tahu, dan hasil yang saya tenemukan adalah pada tanggal 30 Oktober 1946 uang pertama kali dicetak di Indonesia, saat itu mata uang Indonesia belum menggunakan rupiah. Uang yang dicetak pertama kali diberi nama Oeang Repoeblik Indonesia (ORI) pencetak serta pengedar uang tersebut adalah Bank Negara Indonesia (BNI). BNI sendiri merupakan Bank pertama miliki pemerintah yang didirikan setelah kemerdekaan, yaitu pada tanggal 5 Juli 1946. Dari sejarah tersebut saya langsung berpikir, pada jaman dulu bagaimana ya penampilan teller di BNI ini? Tidak terbayang, hehe.

Dari semenjak 1946, BNI beberapa kali berganti peran. Mulai dari menjadi Bank Sentral, Bank Pembangunan, Bank Devisa, hingga akhirnya menjadi Bank Komersial. Seiring dengan pergantian fungsi, BNI juga sempat beberapa kali mengganti logonya. Kini logo terbaru dari ‘BNI’ berwarna tosca yang mencerminkan kekuatan, keunikan, dan kekokohan. Sementara angka ‘46’ dalam kotak orange diletakkan secara diagonal untuk menggambarkan BNI baru yang modern.

Dengan tag line "Melayani Negeri, Kebanggan Bangsa", BNI mampu membuktikan eksistensinya dengan mengukir berbagai prestasi dan mengadakan kegiatan-kegiatan berbasis Corporate Social Responsibility BNI (BNI Berbagi).


Diantara banyaknya program BNI Berbagi, saya paling suka program Bina Lingkungan, dimana semua aspek dalam lingkungan masyarakat disentuh oleh BNI. Ada 6 point utama yang dibina oleh BNI, yaitu:
1.  Bantuan Bencana Alam
Yang paling terbaru adalah bantuan untuk korban Banjir di Jakarta, Banten, Bekasi, Kabupaten Subang, dan Menado, serta bantuan untuk saudara-saudara kita di Gunung Kelud dan Gunung Sinabung.


2. Bidang Pendidikan
Selain berbagai fasilitas yang diadakan oleh BNI untuk berbagai sekolah dan universitas, BNI juga menyediakan dana untuk pengadaan mobil pintar, serta kegiatan Kuliah Kerja Nyata – Pengabdian Pada Masyarakat (KKN-PPM) di Kampung Manyaifun, Distrik Waigo Barat Kepulauan yang bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB-UGM). Dan masih banyak kegiatan berkesinambungan lain yang diadakan BNI dengan UGM untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia.


3. Peningkatan Kesehatan
BNI sangat peduli terhadap peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia khususnya di daerah-daerah terpencil. Hal ini diwujudkan dalam bentuk bantuan peningkatan kesehatan berupa penyediaan kapal ambulans senilai Rp 4,5 miliar kepada TNI Angkatan Laut untuk memperluas layanan kesehatan kepada penduduk pulau-pulau terluar Indonesia. Selain itu, BNI juga memberikan dana bantuan Rp 331 juta untuk mendukung program TNI Angkatan Udara dalam memberikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Karangasem, Bali.


4. Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Umum
BNI aktif dalam bekerja sama dengan Pemerintah untuk mewujudkan sinergitas utama pembangunan. Hal itu diwujudkan BNI dalam memberikan bantuan pengembangan sarana dan prasarana umum di Ngawi, Jawa Timur, berupa gazebo yang akan dipasang di Taman Pintar. Taman Pintar merupakan salah satu tempat wisata bagi anak-anak untuk sarana belajar dan bermain. Dengan pemberian gazebo tersebut, akan meningkatkan kenyamanan anak-anak dalam bermain dan belajar di Taman Pintar.



5. Bidang Pengentasan Kemiskinan melalui Pengembangan Desa Wisata Komodo Pulau Komodo
Bekerja sama dengan Yayasan Komodo Kita, BNI mengalokasikan Rp 7,077 miliar untuk menjadikan Pulau Komodo sebagai desa wisata dengan empat program utama, yakni promosi pariwisata, pengembangan sumber daya manusia, transformasi sosial, dan mendorong kebijakan pemerintah.


6. Bidang Pelestarian Alam
Kalau bidang yang ini kayaknya nggak perlu dijelasin lagi ya, udah banyak buktinya mulai dari penanaman pohon, membuat hutan kota, energi terbarukan, sampai pengembangan desa ekowisata. Semuanya dilakukan BNI sebagai kegiatan Corporate Social Responsibility BNI (BNI Berbagi).

Dengan semua hal yang dilakukan BNI sebagai program CSR-nya, BNI juga mendapatkan berbagai macam penghargaan. Kalau ditulis satu persatu, halaman blog saya pasti bakal penuh. Yang saya salutkan dari BNI adalah, meski sudah berpengalaman banyak dan berprestasi, BNI masih mau mendengar celoteh masyarakat dengan mengadakan survey. Baik secara online maupun offline. Sebagai orang yang suka online, saya pernah mengikuti survey dari BNI, dan kerennya saya juga mendapatkan hadiah voucher belanja.


Jadi siapa bilang kalau Bank itu hanya menguntungkan diri sendiri? Banyak juga kegiatan yang bisa dilakukan oleh BNI sebagai salah satu Bank berpengalaman yang bisa ikut membangun negeri Indonesia ini. Yaaa walau tidak semua permasalahan bisa diselesaikan, tapi kan ada hal-hal yang bisa dibangun dan membuat kehidupan bangsa lebih baik. Sementara kita? Apa yang sudah kita lakukan untuk negeri? *mikir keras*



Yang saya rasakan BNI juga aktif mengadakan kegiatan di social media, ini yang paling saya sukai. Secara saya kan anak online banget, jadi saya sering mengikuti juga kegiatan yang BNI lakukan secara online. Mulai dari Instagram, Twitter, dan Facebooknya sudah saya follow dan LIKE. Nggak ada ruginya loh karena BNI memberikan informasi serta pengetahuan umum untuk kita melalui akun sosial medianya.


Terimakasih BNI sudah menjadi bagian dari hidup saya, sudah menjadi bagian dari pembangunan negeri, dan terimakasih sudah pernah mencetak Oeang Repoeblik Indonesia. ^^


Tulisan in diolah dari berbagai sumber, untuk mengikuti Lomba Blogging #69TahunBNI


Comments