Tuesday, 25 March 2014

Inspirasi Kesetiaan bersama Cap Kaki Tiga.

SETIA, Walau Berbeda.
Mungkin, usia pernikahan Ayah dan Bunda belum terlalu lama. Mei 2014 ini genap 25 tahun, dan apa yang membuat pernikahan ini istimewa? Bukan karena Ayah dan Bunda sudah sukses membuat sebuah perusahaan multinasional, bukan pula karena Ayah dan Bunda sudah berhasil memiliki sebuah pulau pribadi, mereka juga belum memiliki mobil mewah dan barang-barang lain yang bisa di banggakan secara ekonomi.

Manfaat Setia Cap Kaki Tiga

Bukankah kebahagiaan adalah hal yang tak bisa di hitung?
Pernikahan Ayah dan Bunda sangat istimewa, dengan perbedaan dasar yang kadang membuat sebagian orang mengerutkan dahi. Mereka sangat setia, saling setia. Baik Ayah pada Ibu, Ibu pada Ayah, dan Ayah serta Ibu pada Tuhan.

Perbedaan keyakinan antara Ayah dan Bunda menjadi sebuah hal yang istimewa. Kesetiaan mereka berdua untuk tetap memegang teguh apa yang mereka yakini selalu membuatku percaya bahwa inilah manfaat dari agama. Tetap berbuat baik kepada sesama. Tetap berbuat baik pada siapa saja, tak peduli apapun latar belakangnya.

Mau lihat gimana rupanya Ayah dan Bunda? Pasti nggak ada yang nyangka kalau Ayah dan Bunda ini berbeda keyakinan :)

manfaat kesetiaan cap kaki tiga
Nah udah tau kan sekarang mana Ayah dan Bunda :)
Meski terlihat sangat bahagia dan baik-baik saja, Ayah dan Bunda memiliki hal-hal yang sebenarnya bukan masalah untuk mereka, tetapi jadi masalah karena pendapat orang lain. Banyak hal yang membuat mereka harus mendengar hal-hal yang tak ingin mereka dengar. Tapi mereka selalu menganggap semua itu adalah ujian, karena mereka yakin Tuhan selalu menyayangi Umat yang setia.

Pernah suatu hari, saya menulis tentang mereka :

Sore hari, dirumah kami yang sangat sederhana.

Ada langkah-langkah kaki yang bergegas untuk menjalankan Ibadah masing untuk apa yang diyakini. Yang satu menuju ke rumah Ibadah yang jaraknya hanya kurang lebih 15 meter dari rumah sederhana ini. Dan yang satu lagi, harus menempuh waktu perjalanan sekitar 15 menit untuk sampai kerumah Ibadahnya. Yang satu menuju ke Masjid dan yang satu lagi menuju ke Gereja. Pemandangan indah hamba-hamba Tuhan yang ingin mengamalkan pengetahuannya untuk beribadah. Ini bukan kali pertama aku melihatnya, sudah sering sekali ini terjadi, dengan niat yang sama tapi cara berbeda mereka menabung untuk akhirat kelak.

Kadang, banyak orang tak mengerti bagaimana bisa prinsip yang sangat dasar itu berbeda. Kadang, ada yang menganggap ini tak lebih dari sekedar hubungan yang kelak di 
laknat Tuhan. Apa yang salah? Ketika cinta yang tanpa alasan, menjadi dasar dari rasa sayang. Inilah bahagia, yang sering dilihat sebagai pengkhianatan. Inilah bahagia, yang hanya peduli bagaimana caranya saling melengkapi dan membahagiakan tanpa menyakiti, apalagi memaksakan kehendak untuk pergi melangkah bersama kesalah satu tempat Ibadah.

Jika salah, mungkinkah bisa di maafkan?
Haram. Satu kata yang pernah kudengar. Lalu bagaimana nasib dari haram-haram itu? Haruskah menjadi salah satu yang di hukum terus menerus, bersalah setiap waktu, dan penuh dosa?
Jika iya, aku hanya berharap semua dosa itu terkikis habis oleh kebaikan. Tergerus oleh perasaan saling menyayangi yang tak menyakiti dari masing-masing hati yang kami miliki.

Betapa banyak hal yang tidak bisa kami jalani bersama jika bersinggungan dengan peribadatan. Tapi lebih banyak lagi hal yang bisa kami lakukan bersama dengan bahagia sebagai amal jika itu adalah sebuah kebaikan. 

Apakah setiap manusia harus lahir sempurna untuk dapat merasa bahagia?

Aku selalu di ajarkan bagaimana rahasia menjadi bahagia. Bukan dengan mendapatkan, bukan hanya dari memberi, tapi juga menciptakan bahagia dari rasa syukur untuk kehidupan.

Aku selalu diajarkan bagaimana caranya menghadapi perbedaan. Bukan dengan mengatakan yang satu salah dan yang satu lagi benar, tapi menggabungkan kebenaran-kebenaran, dan memaafkan kesalahan-kesalahan, menjadikan perbedaan sesuatu yang mungkin dapat disatukan.

Mungkin ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk menjalani hidup yang baik dan menjadi yang terbaik. Tapi dengan perbedaan dasar inilah kami menjadi lebih memahami bagaimana rasanya saling menghargai, bagaimana rasanya mendengarkan apa yang tak ingin di dengar, melihat apa yang seharusnya tak dilihat, dan mengatakan hal-hal yang sebisa mungkin tidak menyakiti orang lain.

Aku, bagian dari rumah sederhana ini. Hanya berharap dengan sangat, kelak kita memiliki lagi tempat untuk bersama. Orang bilang, mana mungkin. Tapi aku yakin, Tuhan akan sangat berbaik hati mempertemukan kami kembali di rumahNya yang lebih indah dari rumah sederhana ini. :)

Intinya, Ayah dan Bunda saling setia dengan pernikahan yang akan mencapai 25 tahun atau sering disebut ulang tahun pernikahan perak. Dan mereka pun SETIA pada ajaan agamanya masing-masing tanpa memaksa satu sama lain untuk mengikuti. :)

Malah mereka sering sekali saling support, Ayah sering berkata bahwa Bunda mirip dengan Mamah Dedeh karena gaya bicaranya, dan suka sekali merekomendasikan Cap Kaki Tiga pada sepupu saya hehe.. (Sepupu saya ada di foto atas di sebelah Ayah).

Hehe memang Bunda sering bergaya (memakai jilbab) yang modelnya mirip dengan yang di gunakan Mamah Dedeh brand ambasador dari Cap Kaki Tiga, jadi saat membuat artikel ini saya merasa pas sekali, sayangnya Bunda tak mau di foto memegang minuman cap kaki tiga, karena takut Ayah mengolok-oloknya :D

Karena Saya dan Ayah juga tidak berhasil memaksa Bunda untuk berfoto gaya Mamah Dedeh, Saya pasang saja ya Video Filler kelebihan cap kaki tiga sampai bisa mencapai Rekor Muri :)


Semoga nanti kalau agency ada yang butuh bintang iklan atau brand ambasador yang baru buat Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga, bisa memakai Bunda ya :D Lebih terjangkau dari fee-nya Mamah Dedeh, hihihi...

Nah buat para pembaca yang mampir kesini, bisa banget buat ikutan berbagi Inspirasi Kesetiaan bersama Cap Kaki Tiga, caranya bisa di liat disini ==> Web Cap Kaki Tiga atau disini ==> Syarat Dan Ketentuan

Semoga, apa yang saya ceritakan disini bisa memberikan manfaat buat kita semua ya ^_^
Dan kalau ini terpilih sebagai pemenang SEO Blog Contest Larutan Cap Kaki Tiga, maka ini pasti jadi hadiah pernikahan yang keren buat Ayah dan Bunda dari saya anaknya yang kadang terlalu sering merepotkan. Aamiin. :)




6 comments:

  1. ane singgah cuma mau ucapin selamat yah udah jadi best content kontes seo cap kaki tiga.. congratulation..
    salam kenal,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih :)
      Salam kenal juga ^^

      Delete
  2. Selamat sist, udah jadi Best Content.
    Keep Blogging

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mkasih :)
      Semoga bisa terus berkaryaa sambil berbagi ^_^9

      Delete
  3. Selamat ya mbak, telah menjadi salah satu pemenang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, makasih juga :) Doain yaa yang TS Suites Bali juga lolos :D
      Aamiin :)

      Delete