Sunday, 31 May 2020

PSBB Tetep Asik Kirim-kirim Bareng Paxel!

Entah sudah berapa lama Covid-19 hadir di Indonesia. Yang aku ingat, PSBB alias Pembatasan Sosial Berskala Besar di Bandung, dimulai sejak 22 April 2020. Artinya sebulan sudah berlalu, konon diperpanjang hingga pertengahan Juni. Sedih iya, tapi akan lebih sedih kalo kita ataupun keluarga kita terkena Covid-19, iya kan? Lebih baik berjaga-jaga #DirumahAja meski memang nggak mudah. Apalagi dirumah aja bareng duo krucil yang tingkahnya bikin senewen ini, wkwkwk.


Biasanya, aku dapat penghasilan tambahan dari berbagai event. Nggak cuma penghasilan tambahan sih tapi juga "Me time" dan ajang mewaraskan diri dari rutinitas dirumah. Namun semenjak PSBB, semua event di batalkan. Untungnya aku memang memiliki juga kegiatan "me time" lain, yaitu berjualan online. Mulai dari produk kecantikan, mainan anak, makanan, hingga pekakas rumah tangga semuanya aku jual. Istilah kerennya, akutuh palugada. Apa lu mau, gua ada! Hihihi. Alhamdullilah, dimasa pandemik, jualan online masih tetap jalan, tak terhambat karena untuk kirim mengirim aku menggunakan PAXEL.

Apa itu PAXEL?

Monday, 27 April 2020

Mom Leadership Academy, Tempat Asik Membangun Diri Bareng Orami

Kangen banget nulis blog. Rasanya aku lamaaaaa banget nggak menemukan mood untuk nulis. Bahkan status-status di social media pun udah jarang banget, banter-banter aku update status whatsapp untuk jualan, wkwkwk. Atau sekedar share info-info kaya Roompi, give away, ataupun promo diskon beberaa e-commerce. Bukan cuma mood nulis yang susah ditemukan. Aku juga kesulitan mengekspresikan diri dalam tulisan. Beberapa waktu ini, aku seperti kehilangan diri sendiri. Tulisanku jaim, tulisannku seperti hanya formalitas. Tulisanku bukan tulisan jujur yang biasanya ngalir gitu aja. Apa karena aku merasa tampil lebih baik? Atau aku pura-pura baik?

Dan sekarang aku memutuskan untuk nggak jaim lagi, im back gaeees! Biar agak berfaedah, Aku mau cerita nih tentang salah satu program yang lagi aku ikutin secara online. Awalnya sih ini ada sesi online dan offlinenya gitu. Nama programnya adalah Mom Leadership Academy! Woooow. Apasih itu?

Mom Leadership Academy alias MLA ini adalah salah satu program dari Orami yang 

Tuesday, 4 February 2020

Madu Hutan, Lebih Alami dan Menyehatkan!

Saat imlek lalu, dunia digemparkan dengan mewabahnya virus korona terbaru yaitu nCov-2019. Berkeliaran broadcast di whatsapp messager tentang bagaimana cara mencegah virus tersebut. Selain menjaga kebersihan, mengkonsumsi vitamin adalah salah satu hal yang dikatakan mampu menjaga daya tahan tubuh agar tidak terinfeksi virus yang sudah menyebar ke 24 negara tersebut.


Meski tidak salah, untuk menjaga daya tahan tubuh saya lebih percaya untuk mengkonsumsi madu. Ya madu, yang sudah terkenal dengan khasiatnya yang beragam. Mulai dari menjaga daya tahan tubuh, mencegah diabetes dan kolestrol, serta segudang manfaaf lain yang sudah diakui oleh para ahli di dunia kedokteran. Tak hanya dikonsumsi sebagai makanan, madu juga bisa dipakai untuk perawatan tubuh. 

CARA MENGKONSUMSI MADU ALA AKU

Nggak cuma dimakan begitu saja, madu juga bisa banget diolah menjadi berbagai cemilan. Mulai dari kue sarang burung madu, bihun madu, pisang madu, hingga donat madu. Tapi aku paling suka jika madu dicampurkan dengan jeruk lemon. Istilah kerennya Honey Lemon Shot. Takarannya tiga sendok teh madu ditambah satu perasan jeruk lemon. Diminum setiap pagi sebelum mengkonsumsi apapun. Kebayang segernya kan? Konon minuman ini bisa menjadi terapi bagi penderita maag lho. Tapi aku sih nggak punya maag, jadi sebelom kalian coba coba tanya sama dokter dulu yaa karena kan tiap orang kondisinya beda-beda.


Sementara saat malem biasanya aku suka bikin teh madu. Jadi segelas teh panas cukup ditambah madu dua sendok makan. Syedaaap banget. Waktu abis lahiran anak kedua, aku jadiin madu sebagai asi booster. Alhamdulillah sampe saat ini anak keduaku nggak perlu tambahan susu formula.


Madu juga bisa dijadikan berbagai olahan minuman kesehatan jika dicampur dengan berbagai rempah seperti jahe, kunyit, dan kayu manis.

PERBEDAAN MADU HUTAN DAN MADU TERNAK


Madu yang aku konsumsi adalah Madu Hutan. Lebih terkenal dengan sebutan madu Odeng. Madu yang berasal langsung dari hutan Ujung Kulon tersebut memiliki rasa agak asam dan tekstur yang agak cair. Bukan karena madu tersebut jelek tapi karena memang karakter madu dari hutan lebih cair ketimbang madu ternak. Madu ternak punya rasa yang sama karena biasanya makanan lebah adalah satu jenis bunga saja, berbeda dengan madu hutan yang memiliki makanan lebih bervariasi, sehingga rasa madu hutanpun tidak tetap.


Madu hutan tentunya lebih alami daripada madu ternak, karena lebah ternak pada makanannya biasanya diberikan zat pestisida, berbeda dengan lebah hutan yang makan langsung dari tumbuhan yang tumbuh dihutan tanpa tambahan pembasmi hama. Madu hutan sendiri berasal dari lebah lokal, yang bernama Apis Dorsata. Lebah yang berukuran satu sampai dua sentimeter ini memang hidup di kawasan subtropis dan tropis, seperti Indonesia. Berbeda dengan madu ternak, madu yang dihasilkan berasal dari Apis Cerana dan Apis Melifera. Kedua lebah ini biasanya diimpor dari luar ne geri.

MENGAPA AKU MEMILIH MADU HUTAN? 

Menurutku, mengkonsumsi pangan dari hutan sama saja memberikan kontribusi pada para peternak lebah dan hutan Indonesia lho! Di Ujung Kulon, dulunya memanen madu hanyalah selingan saat sedang libur memanen tanaman pokok yang lain. Dan cara memanennya sembarangan sehingga hasil panennya tidak bisa berkelanjutan plus merusak lingkungan, hiks. Untungnya dengan binaan berbagai pihak, kini masyarakat Ujung Kulon yang menjadi peternak lebah melakukan cara lestari saat memanen madu sehingga produksi madu dapat dilakukan berkelanjutan. Hasil panen lebih baik dan menjaga ekosistem hutan dari ancaman kebakaran hutan!

Manfaat secara ekonominya dapet, ekologinya juga dapet. Iya kan? ;)

Yaelah buibu rumah tangga ngomongin hutan, kaya yang iya aja. Plis jangan bilang gitu ya gaes. Tau nggak, sampah menggunung yang pernah sampe jadi tragedi di TPA Leuwigajah itu berasal dari mana? Iyaa, hampir sebagian besar berasal dari sampah rumah tangga. Berasal dari rumah satu dan rumah lainnya, kemudian menggunung hingga akhirnya merenggut lebih dari 100 jiwa. Masalah lingkungan, jangan cuma ngandelin pemerintah ataupun lembaga dan yayasan seperti WALHI, kita sebagai kelompok terkecil dalam negara, alias keluarga juga punya peran penting buat jaga lingkungan. Oke?

Mungkin kita nggak bisa menanam sejuta pohon untuk anak cucu kita nanti, tapi aku pikir setidaknya kita bisa bijak mememilih produk yang juga peduli lingkungan. Kita bisa bijak menggunakan energi takterbarukan, dan kita harus bijak mengelola limbah untuk bumi yang lebih baik. Bumi yang lebib ramah, bumi yang tak hanya jadi tempat dimana kita menjadi maju untuk kemudian hancur. :') 

Tuesday, 12 November 2019

Transportasi Umum Favoritku, Kereta Api! Kalau kamu?

Dalam kehidupan selalu ada yang pertama. Pertama kali kita bisa menyebut "Mama", pertama kali kita bisa melangkah, pertama kai kita jatuh cinta, dan kali pertama dalam berbagai hal lain yang tak jarang dilupakan. Bagiku banyak hal pertama kali dalam hidup yang diabadikan dalam sebuah bingkai foto. Dulu sekali, aku sangat senang diajak Ayah dan Ibu untuk pertama kalinya liburan ke Ciranjang, Cianjur. Menaiki kereta ekonomi dari stasiun Cimindi. Kejadian yang sedah berlangsung puluhan tahun itu masih membekas, karena aku dan keluargaku berdiri sepanjang perjalanan. Ada yang membawa ayam, ada yang membawa berbagai barang, saat itu aku berfikir bahwa menaiki kereta api memang begitu rasanya. Berdiri seoanjang jalan, lalu mabuk saat sampai tujuan. Sesampainya di Ciranjang, aku berhasil memuntahkan berbagai kudapan yang kumakan saat sarapan.


Lain cerita, ketika aku mulai berpasangan. Pertama kalinya aku dan Rudi, menaiki kereta api. Tahun 2014, kereta ekonomi yang kuingat adalah kereta berjejal orang dengan berbagai barang bawaan. Kereta yang berhasil membuatku pusing mual bertahun-tahun lalu. Ketika bersama Rudi, menaiki kereta api terasa menyenangkan. Entah karena memang fasilitas kereta api yang lebih memadai, atau karena perjalanan yang dilalui bersama seseorang yang kusayangi. Yang pasti, di akhir tahun 2014 itu aku baru tahu bahwa kereta api kini memiliki stop kontak disetiap kursinya. Karena aku anti lowbat club, fasilitas ini sangat kunikmati. 

Perjalanan singkat dari Cimahi ke Cicalengka saat itu sangat berkesan. Padahal kami hanya mampir di Cicalengka sebentar, menikmati sate kulit dan bakso di sebuah warung depan stasiun. Tak lama, kami pulang kembali, menikmati perjalanan dengan kereta ekonomi yang semua penumpangnya duduk di kursi. Ini bukan perjalanan terakhir kami. Sejak itu, kami mensuggest beberapa kerabat dekat untuk menikmati perjalanan Cimahi - Cicalengka, pun sebaliknya. Memurutku tahun 2014 lalu, fasilitas kereta api sebagai salah satu alat transportasi umum sudah mulai membaik. 


"Naik kereta api..tuuut, tuuut, tuuut" begitu nyanyian anak pertamaku, Khalif. Sejak bisa bernyanyi lagu kereta api, aku terus membayangkan bagaimana serunya mengajak Khalif berpetualang dari kota ke kota menaiki kereta api. Mengapa kereta api? Menurutku, kereta api adalah akomodasi terbaik. Bebas hambatan, harga terjangkau, serta anak kecil seusia Khalif masih belum membayar, hehehe. Selain itu, kereta api adalah satu-satunya kendaraan darat yang tidak bisa dipaksa berhenti untuk mengalah saat rombongan presiden melintas, hihihi. Sebegitu istimewanya kereta api. Aku tak begitu hapal kapan kereta api ditemukan, bagaimana ia bisa sampai ke Indonesia. Yang kutahu, menaiki kereta api seperti terapi hati. Suasananya begitu syahdu untuk para pejuang kehidupan. Menghangatkan untuk mereka yang kesepian. Mendekatkan semua anggota keluarga yang melakukan perjalanan.


Trip terjauhku dengan kereta api bersama keluarga adalah akhir tahun lalu, menaiki kereta api dari stasiun kiaracondong ke stasiun lempuyangan, Yogyakarta. 

Hampir semua moda transportasi sudah kucoba. Angkutan kota alias angkot, Bus, Kapar Ferry, dan Pesawat. Yang belum kucoba adalah MRT dan kapal pesiar, wkwkwk. Dulu saat aku kerja di Jakarta Busway sudah cukup nyaman, katanya sih MRT ini jauh lebih nyaman. Seliweran foto teman-teman yang sudah pernah menaiki MRT, udah kaya di luar negeri gaes! Insyaallah segera nyobain naik MRT. Aamiin. Kalo nggak aku yang ke Jakarta, yaa mungkin nanti bisa dibikin rute MRT juga gitu. By the way emang lagi dibikin juga sih jalur kereta api cepat, lewat ke daerahku lho! *bangga*

Beberapa kenalanku ada yang rumahnya terkena gusuran si kereta api cepat. Masyaallah, uangnya beneran bukan uang ganti rugi, tapi uang ganti untung! Oiah, papah mertuaku juga orang majalengka, beberapa kerabatnya ada yang tanahnya terkena pembangunan Kertajati Airport. Alhamdulillah pada bisa beresin biaya anak sekolah, kuliah, dan tetep kebeli rumah. Selain uang ganti untung, akses jalan ke daerah kampung papah mertuaku juga jadi bagus. 

Jika MRT dibuat memang untuk mengangkut orang banyak dengan teknologi tinggi, menurutku ada juga yang lebih membantu dalam keseharian. Yes, transportasi online. Ojek online dan taksi online memiliki banyak kelebihan, seperti mudah dijangkau (karena jemput depan rumah), cepat (nggak menunggu orang lain), dan murah (ini kalo ada promo). Mungkin kedepannya tranportasi umum juga bisa dibuatkan sistem online yang memudahkan penumpang untuk menggunakannya. Meski belum maksimal, aku rasa transportasi di Indonesia, khususnya di Bandung punya banyak kemajuan. Apalagi bus Damri, beberapa kali naik bus damri, membuatku nyaman. Sudah tidak diperbolehkan lagi ada yang merokok, karena full AC. Hampir semua penumpang duduk, bahkan saat penuhpun, penumpang pria sadar untuk memproritaskan aku dan khalif. Alhamdulillah. Selain kemajuan teknologi dan perbaikan fasilitas, memang kesadaran masyarakat juga penting sih untuk memperbaiki sistem trasnportasi umum.


Nah, kalo menurutmu gimana transportasi umum di Indonesia? Akusih optimis kedepannya akan lebih baik lagi, dan tetap jagoanku adalah Kereta Api! Beberapa wishlistku adalah perjalanan Bandung - Tasik, Bandung - Banjar, dan Bandung - Malang. Doakan segera tercapai yaa! Karena persiapannya harus lebih matang, bawa anak dua booo! Hehehe, kemungkinan yang terdekat akan aku eksekusi sebagai trial mengajak satu todler dan satu baby adalah Cimahi - Purwakarta. Ada yang mau ikut? Hehe.

Kamu punya cerita lain tentang transportasi di Indonesia? Atau punya ide demi memajukan transportasi di Indonesia? Bergabung dengan Kementrian Perhubungan yuk! LAGI BUKA SELEKSI CPNS juga lho! Follow @kemenhub151 atau kunjungi http://dephub.go.id 

Semoga bermanfaat! 




Friday, 1 November 2019

Mari Bermain Jalan-Jalin, Kartu Permainan Travelling yang Nyenengin!

Perjalanan memang selalu mengasyikan. Apalagi ke tempat-tempat asing yang akhirnya mempertemukan kita pada pengalaman-pengalaman baru yang seru. Travelling, begitu orang menyebutnya kini. Pergi ke berbagai tempat wisata, seakan membuat kita lupa permasalaham dunia. Andai bisa setiap hari melakukan perjalanan, tentunya akan menyenangkan. Tapi kenyataannya sebagai ibu rumah tangga, tak hanya bicara dana, ada berbagai hal yang menjadi tantangan jika ingin pergi travelling. Membawa baby dan toddler liburan wisata ke berbagai tempat mungkin sangat seru, namun sepertinya hanya akan menjadi "pindah tempat ngasuh" hahaha. 


Lari dari kenyataan sulitnya berpergian, saya punya cara tersendiri buat merasa liburan meski dirumah. Yaitu, bermain Jalan-Jalin! Yes, sebuah permainan kartu berisi destinasi-destinasi wisata populer di Indonesa yang membuat saya merasa pergi kesana. Nggak cuma sendiri, saya juga mengajak Khalif untuk melihat berbagai tempat wisata dalam kartu tersebut.


Didalam Jalan-jalin, ada 40 kartu kecil  dua sisi. Sisi pertama berisi destinasi wisata populer, lalu sisi berikutnya adalah tips untuk Travelling. Kemudian ada 15 Kartu besar yang juga memiliki dua sisi. Sisi pertama berisi gambar-gambar wisata populer, lalu sisi lainnya berisi tips-tips saat melakukan perjalanan. Bingung cara mainnya? Tenang aja, didalamnya sudah ada panduan cara bermainnya lho!


Saya belom mempraktekan cara main yang sesuai petunjuk. Tapi saya jadikan kartu kecil-kecilnya seperti flash card untuk main bersama Khalif. By the way, dari 40 destinasi wisata, baru 5 aja lho yang pernah saya kunjungi. Ya ampun, sejarang itukah saya Travelling? *hiks.


Kalo kamu mau tahu cara bermain yang benar kartu Jalan-jalin ini, kamu bisa lihat di sini ==> Cara Bermain Kartu Jalan-Jalin

Nah kalo yang mau punya kartu permainan Jalan-jalin, kamu bisa membelinya di market place seperti Bukalapak dan Tokopedia, atau bisa juga di Travelblogid. Selain toko online, kamu bisa banget membeli kartu jalan-jalin di offline storenya, yaitu Grow Gift Shop. Alamatnya ada di Jalan Pager Gunung nomer 13 Bandung, Istana Plaza Bandung, dan Point Samudera Lantai 2 Bandung. Jadi yang diluar Bandung, sementara hanya bisa membelinya secara online ya!

Manfaat Kartu Jalan-Jalin

Selain untuk menghilangkan penat, bermain Permainan kartu Jalan-jalin juga dapat melatih konsentrasi, melatih kecepatan, serta melatih daya ingat. Dan yang paling penting, waktu yang kita lewati bersama teman-teman ataupun keluarga jadi makin berharga karena diisi dengan canda tawa saling berinteraksi tanpa ada gadget! Iya kan?


Jalan-jalin juga cocok dijadikan salah satu must have item yang wajib dibawa saat Travelling. Bisa jadi kaya Milestone card gitu lah yaa klo di foto-foto bayi, nah kalo travelling pakenya Jalan-jalin. Pas kita wisata ke tempat yang ada dalam kartu kecil, kita bisa foto bareng sama kartunya. Unik kan?

Sekian review Jalan-jalin ala amy, Semoga bermanfaat ya! ^_^

Thursday, 31 October 2019

Oryza Grace Rice Bran Oil - Minyak Sehat Melezatkan Makanan

Gaes, biasanya kalian masak apa sih dirumah? Ngak tahu kenapa, akutuh paling nggak bisa makan tanpa sesuatu yang digoreng. Masak sayur sop, tetep kudu ada telor dadar goreng. Makan sayur asem, kudu tetep ada jengkol dan ikan asin digoreng. Numis labu siam, tetep harus ditemani ayam goreng dan sambel goreng. Jadi hampir semua makanan yang masuk kedalam tubuh adalah makanan yang proses memasaknya di goreng, yaaa minimal tumis-tumisanpun pake minyak goreng. Sebulan saya biasanya memakai 2-4 liter minyak goreng.


Nggak cuma makanan berat, saya juga suka nyemil gorengan. Salah satunya adalah Cheese Ball ini. Cara bikinnya gampang, siapin pizza base lalu isi dengan keju mozzarella, setelah dibentuk bola, goreng deh! Rasanya nggak usah di raguin lagi, pasti enak. Eh tapi udah pada tahu belom itu disebelah Cheese Ball ada Oryza Grace Rice Bran Oil? Apa bedanya dengan minyak biasa? 

Monday, 14 October 2019

Meet Up Anti-Stress Group Modis Dari Traveloka Xperience

Kalian punya nggak Focused Group Discussion di WhatsApp yang isinya cuma segelintir orang, tapi kalo ditinggal semenit, chatnya udah sampe dua ratusan? Saya punya. Dan group itu ibarat rumah yang bisa menjadi wadah untuk melimpah ruahkan segala keresahan didalam dada bahkan humor receh yang nggak lucu. Setiap perempuan itu kan punya dua puluh ribu kata untuk di limpahkan setiap hari, nah sepertinya lima belas ribu kata saya tuliskan di group bernama "Anti-Stress Group". Grup yang dibuat awal tahun 2018 ini sebelumnya adalah grup jastip sementara dari sebuah komunitas bayi di Bandung, kemudian jadi tempat bertukar informasi diskon. Lama kelamaan dengan sendirinya berubah menjadi group yang bisa menampung keluh kesah karena semua anggotanya perempuan, dan sama-sama punya anak balita. Bahasa kerennya, emak-emak di group ini punya satu frekuensi yang sama. Visi kita sama, yaitu bahagia dan tetap waras menghadapi promblematika sebagai emak-emak.


Berjalan seiring waktu group yang dulu hampir beranggotakan dua puluh orang ini mengalami seleksi alam. Setelah bergonta-ganti nama, Anti-Stress Group dipilih sebagai judul dengan harapan semua anggotanya nggak stress dan tetap waras melewati masa sebagai ibu, mirip visi-nya gitu lah. Namanya hidup dan bersosialisasi, di group ini juga pernah ada bentrok antar anggota, beberapa lalu memilih left. Ada juga yang merasa group ini tempat nggak berfaedah, lebih mirip tempat ghibah, sehingga dia juga memilih left. Sisa anggota sampai hari ini hanya ada tujuh anggota. Jumlahnya sedikit, tapi chatnya tetep banyak! Dari sekian banyak hal yang sering dibahas, bahasan paling menarik yang bisa sampai ribuan chat saat tengah malam adalah 3M. MERTUA, MALAM JUMAT, dan MANTAN. *eeeaaaaa. Gila banget, jangankan satu jam ditinggalin, lima menit gantiin popok bayi aja, kalo bahas 3M pasti udah ketinggalan alur, dan nggak kuat manjat. Hahaha.