Sunday, 31 July 2022

Review Felancy Active Wear : Cara Memilih Pakaian Dalam Secara Online

Cara memilih pakaian yang dalam yang nyaman secara online memang agak tricky ya, tapi aku selalu menerapkan 3 hal ini sebelum memilih pakaian dalam secara online. Pertama, bahannya harus nyaman. Aku biasanya lihat bahan pakaian dalam deskripsi produk. Selain itu aku juga selalu cari tahu dulu, review produk tersebut. Apakah bahannya benar-benar terbuat dari bahan yang ada dalam deskripsi atau tidak.

Kedua, desain yang sesuai dengan anatomi tubuh. Aku lebih suka pakaian dalam yang memiliki desain normal. Kalau pakai desain yang cup-nya setengah, itu kurang nyaman. Itu aku lho yaa, paling untuk variasi aku pilih misal desain normal dengan bentuk tali berbeda, atau bahan dan warna yang berbeda saja. Cara memilih pakaian dalam yang sesuai anatomi tubuh ini biasanya aku lihat dari gambar on model. Oia aku juga prefer pakaian dalam tanpa kawat. I feel comfy and free, hehehe.

Terakhir dan yang paling sering jadi tolak ukur utama dalam pembelian pakaian dalam adalah harga. Yess, bahan nyaman dan desain bagus akan terkalahkan jika harganya tidak terjangkau, hahahaha. Untungnya aku punya andalan brand pakaian dalam yang harganya terjangkau, desainnya bagus, dan bahannya nyaman banget! Kalian udah pernah denger belum? Nama brandnya adalah Felancy.

Feels Comfy, Looks Confidence Bersama Felancy


Sebelum tahu Felancy, ketika akan membeli pakaian dalam aku melakukan step by step yang agak lama. Cari tahu tahu tentang bahan, desain, dan harga. Riset nya panjang, dan kadang keburu lupa, hahaha. Kalo sekarang, setelah tahu ada brand pakaian dalam Felancy yang punya berbagai kategory pakaian dalam, berbelanja jadi lebih mudah dan afdorable gaes!


So far ada dua pakaian dalam dari Felancy yang sudah aku coba. First impression keduanya tentu aja*WOW*, karena dengan harga yang terjangkau aku udah bisa dapat pakaian dalam yang berkualitas gaes! Bahan keduanya saat dipegang nyaman, nggak kaku dan gatel gitu. Terus untuk saat dipakai juga nyaman dan bikin aku ngerasa percaya diri seharian!

Tuesday, 5 July 2022

Review Scarlett Acne Essence Tone

Review Scarlett Acne Essence Toner - Kalian masih suka pake toner sebagai rangkaian skincare nggak sih? Aku sih masih. Buat aku memakai toner tuh kaya menyempurnakan pembersihan wajah setelah acuci muka. Selain itu menggunakan toner juga bisa bikin kulit jadi lebih lembab. Itu yang aku rasain langsung setelah memakai toner. Ternyata selain itu ada lagi manfaat menggunakan toner gaes! Apa aja?

Manfaat Menggunakan Toner


Beberapa brand skincare sudah mulai menghilangkan toner, alasannya agar lebih praktis. Tapi tahukah kamu kalo toner itu mempiliki banyak manfaat yang nggak boleh di-skip? Setiap toner rata-rata memiliki manfaat penggunaan toner setelah mencuci wajah.

Saturday, 2 July 2022

Merawat Kulit Berjerawat dengan Himalaya Purifying Neem Face Wash dan Mask

Punya kulit wajah berjerawat tuh serba salah. Ketika ngerasa nggak pede sama tampilan wajah, disebut nya nggak bersyukur. Giliran kita diemin, ada aja yang comment kalo kita nggak bisa ngerawat diri, kesel kan? Sekarang sih udah aku hahaha-in aja kalo ada yang komenin kondisi kulit wajah aku. Pasalnya aku udah bahagia dengan kulit wajah ini. Dulu aku pikir berjerawat adalah ciri-ciri orang yang nggak bersih alias jorok. Namun ternyata nggak, karena jerawat sendiri bisa terjadi dengan berbagai faktor. Baik itu faktor internal maupun faktor eksternal dari tubuh kita.


Aku tipe yang berjerawat saat menstruasi, kurang tidur, dan terlalu banyak mengkonsumsi telur serta susu serta kalo males bersihin muka sebelum tidur hehehe. Oia, tipe jerawatnya pun sekarang udah nggak parah, paling satu dua yang agak besar merah, ditambah sedikit bruntusan di area dahi, pipi, dan dagu. Waktu sebelum melahirkan, aku sering kedatangan jerawat batu yang gede dan bikin linu banget. Bener-bener bikin nggak percaya diri sekaligus sakit. :( Dan yang paling aku nggak suka dari jerawat adalah bekasnya. Bekas luka jerawat tuh susah ilang banget beb, kaya luka hati di tinggal mantan, ehhh.

Thursday, 30 June 2022

ASUS VIVOBOOK 13 SLATE OLED, Laptop 2-in-1 Detachabel Pertama Di Indonesia

ASUS VIVOBOOK 13 SLATE OLED - Dengan tagline “Your PC, your OLED TV” kini hadir sebuah laptop dengan ukuran layar 13.3 inchi. Sesuai nama-nya, ASUS menggunakan layar OLED touchscreen yang dapat menghilangkan 70% harmfull blue light. Gimana baru dua kalimat berisi fitur dari laptop ini, apakah kamu sudah tergoda untuk memiliki ASUS VIVOBOOK 13 SLATE OLED?



Pertama kali lihat, aku sih langsung tergoda. Jernih banget layarnya! Dipake nonton auto manjain mata dengan suara yang oke punya. Laptop Vivobook 13 Slate OLED (T3300) sudah menggunakan sistem operasi terbaru yaitu Windows 11. Penasaran sama spesifikasi lengkapnya? Cuss langsung aja check tulisan ini ya!

Monday, 20 June 2022

Molto Korean Strawberry Pelembut dan Pewangi Pakaian Manis dan Menyegarkan!

Pelembut dan Pewangi pakaian saat aku kecil alias jaman dulu adalah hal yang mewah. Inget banget deh dulu waktu Sekolah Dasar, tahun 2000an aku selalu menganggap teman yang baju seragamnya di cuci lalu pakai molto itu keren banget. Kaya banget! Sebagai anak dengan kualitas hidup yang tidak terlalu baik, aku iri lho gaes sama mereka yang bajunya di pakein pelembut dan pewangi pakaian. Kalo kalian termasuk salah satu dari anak-anak yang bajunya di rendem molto setelah di cuci, fix kalian sebenernya punya privilege!


Pas masuk SMA dan udah di kasih uang jajan lebih, barulah aku pake pelembut dan pewangi pakaian. Karena nggak bisa beli parfum, molto yang aku pakai sekaligus dijadikan sebagai parfum. Kadang molto di tambahin air, terus di semprotin ke baju sebelum pergi. Ada yang samaan nggak? Setelah kerja , baru deh ngerti dan nurut kalo molto itu yaa emang cuma buat pelembut dan pewangi pakaian, bukan buat di semprot saat baju mau di pakai, wkwkwk. Seiring berjalannya waktu molto sudah seperti kebutuhan pokok. Tiap belanja bulanan pasti aja beli molto untuk pelembut dan pewangi pakaian sekeluarga. Biar baju wangi, dan anak-anakku merasakan previlege ala aku sedari kecil. *boleh ngakak*

Tuesday, 31 May 2022

Review Drama Korea Green Mothers Club : Kisah Para Ibu Dalam Membesarkan Anak dan Hidup Bersosialisasi dengan Tetangga

Review drama korea Green Mother Club's. Drakor ini mungkin nggak termasuk ke Drakor Hits, tapi karena udah tamat, aku yaa nonton aja. Iya, aku lebih suka nonton drama korea yang udah complete atau udah selesai tayang, karena aku tipe penonton sat set sat set, alias males dibuat penasaran. Untuk alur ceritanya, aku ngerasa ini mirip-mirip sama Sky Castle, The Penthouse, dan High Class. Iya kisah tentang membesarkan anak di korea selatan, yang bisa di bilang sangat ambisius untuk jadi yang terbaik di lingkungannya. 

Di episode pertama, kita disuguhkan dengan pengenalan karakter-karakter utama di drama Green Mother ini. Mulai dari penghuni Griya Trawang, yang di sebut juga sebagai Sang Dewi (Seo Jin Ha), yang punya anak namanya Henry dan punya suami yang namanya Louis. Pemeran utama dalam Drama Korea Green Mother ini adalah Lee Eun Pyo, seorang ibu rumah tangga yang awalnya nggak terlalu peduli sama nilai anaknya, tapi semenjak pindah ke lingkungan baru Eun Pyo jadi ngerasa harus bisa beradaptasi dan menjadikan anaknya menjadi siswa terbaik. Nama anaknya adalah Jung Dong Seok dan Jung Dong Ju, dan punya suami seorang polisi bernama Jung Jae-Ung.

Saturday, 16 April 2022

Meet Up Blogger Bandung di Hotel Moxy : Seru dan Dapat Berbagai Ilmu!

Awalnya aku mau buka artikel ini dengan hadist “Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” - HR. Bukhari. Tapi entah mengapa kayaknya kurang sreg. Padahal udah cocok banget sama event yang mau aku ceritain ini. Akhirnya nggak ketemu deh quotes lain, sampe akhirnya dua minggu berlalu. Ya begitulah, selalu ada alasan untuk tidak memulai menulis, wkwkwk. Ada yang sama kaya aku nggak? Bingung mau mulai menulis dengan kalimat apa, hingga akhirnya deadline terlewati. Hmmm, katanya sih ini adalah penyakit Analysis Paralysis. Overthinking duluan sama apa yang mau dibuat, sampai akhirnya nggak melakukan sesuatu. Jadi malah stress dan burnout karena overanalyze. OMG! Dan aku masih bergelut untuk mengalahkan si musuh produktivitas ini.


Oke lanjut ke event yang mau aku ceritain ya gaes. 26 Maret, aku ikutan MEETUP BLOGGER BANDUNG PERDANA setelah ada PANDEMI. Alhamdulillah, seneng ketemu blogger-blogger yang pertama kali aku temui komunitasnya Oktober 2015. Ketika aku jadi blogger baru, untuk nambah temen aku cari komunitas blogger di Bandung. Lalu ketemu lah grup facebook Blogger BDG. Aku minta join grup, masyaallah banget tiba-tiba dijapri bang Aswi buat ikutan acara edukasi finansial di TSM. Diacara itu aku jawab pertanyaan dan dapet HP! Alhamdulillah, rezeki banget kan? Karena-nya aku merasa blogger bandung adalah salah satu komunitas yang sangat bersejarah sepanjang karir blogger ku yang sekarang hampir padam, wkwkwk. Yes, bagi sebagian orang mungkin blogging menjadi hobi yang terus diasah bahkan jadi sumber penghasilan utama. Tapi bagiku kini, ngeblog adalah cara untuk eksistensi aja. Semoga aku segera menemukan kembali semangat blogging yang membara! Semangat!!! Nah salah satunya aku pikir aku harus ikutan nih acara meet up lagi, biar tertular positive vibes blogger yang lain.