Wednesday, 30 September 2020

3 Tips Lancar Saat Menyusui Ala Amy

Aku mau share ama kalian gaes, share aja yaa bukan menggurui. Belajar dari pengalaman saat kelahiran anak pertama, khalif. Yang harus lahir secar dan aku beri sufor sejak lahir, dikehamilan kedua aku mempersiapkan diri lebih baik untuk memberikan ASI Eksklusif untuk Array. 

Waktu kehamilan pertama, aku kira semua Ibu ditakdirkan dapat melahirkan lancar dan menyusui anak dengan lancar pula, ternyata aku salah banget. Pada kenyataannya untuk melakukan proses melahirkan dan menyusui setiap orang punya takdir yang harus diusahakan. 

Setelah berusaha VBAC, anak keduaku lahir lagi dengan cara secar, Alhamdulillah. Meski gagal VBAC, tapi aku berhasil melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dan memberikan Array ASI hingga umurnya yang sekarang 1tahun 1 bulan dengan metode DBF (Direct Breast Feeding) alias nyusu langsung dari nenen. 

Bukan nau pamer, tapi menurutku ada 3 hal yang harus dimiliki seoarang Ibu yang mau memberikan ASI untuk anaknya. 

1. Persiapan Mental

Beb, menyusui anak perlu mental yang kuat. Waktu anak pertama, aku bisa nitipin Khalif sama Mama, pas mau nenen yaa tinggal bikin sufor. Beda sama Array, sejak lahir setahun lalu, pasti tidur mesti banget sama aku. Sebelum enam bulan, aku sama Array tak bisa dipisahkan hehehe. Keluar rumah ada meeting dan lainnya paling lama cuma tiga jam karena DFB, dicoba perah Array nggak mau, hehehe. Jadi bener-bener beda ama Khalif dulu. Itu disisi waktu ya, belum lagi pas abis lahiran Array tuh lagi rame kicauan seorang dokter yang membeberkan fakta bahwa menyusui anak itu memberikan efek pada Ibu, kebanyakan efek negatif seperti menjadi lemot! Hahaha gilaa berkat cuitan itu beberapa temenku berhenti menyusui anaknya gaes. Dalihnya mereka memberikan pilihan lain biar nutrisinya lebih terpenuhi.Huhuhu, padahal kalo memang mau memenuhi nutrisi mah bisa diakalin mamaknya minum vitamin ataupun makanan bergizi tinggi dan seimbang. Iya kan? 

Banyak banget loh yang mempengaruhi mental kita saat menyusui. Qadarullah Array kena dermatitis atopik. Dan aku yang disalahin, katanya Array alergi ASI, hiks. Katanya aku jangan makan ikan, jangan makan dairy food, jangan makan kacang, dan jangan makan makanan bergizi lainnya, huhuhu. Padahal kan Array perlu omega 3, dan nutrisi lain yang notabene dilarang. Setelah ke dokter ternyata itu bukan pengaruh makanan tapi karena udara dan juga memang imun bayi yang masih menyesuaikan. Untungnya aku minum blackmores, jadi meski beberapa waktu nggak makan makanan bernutrisi, aku ngerasa masih ngasih ASI bernutrisi buat Array. Nggak cuma menyusui sih ya, rata-rata setelah lahiran adaaaaaa aja yang dikomenin dari seorang Ibu.Jadi beneran mental harus disiapkan matang-matang. Aku tipe yang nggak terlalu masukin ke hati juga sih. Jadi kalo ada yang komen koo gini koo gitu, aku senyumin aja. :) 

2. Moodbooster

Setelah diuji mental, maka cara terampuh biar bisa tetap menyusui adalah melakukan self love yang menjadi moodbooster. Kalo aku pas abis lahiran Array lagi suka nonton drakor, jadi yaa aku lanjutin aja. Terus aku juga suka jualan, hahah ini suka apa butuh. Jadi aku ngerasa seru aja kalo abis posting jualan, dan ada yang nanya-nanya. Oiah, pas lahiran Array, akutuh lagi aktif jadi member MLM, abis lahiran,aku langsung folow up loh gaes. Dan ada yang nyangkut tiap minggu dapet bonus. Moodbooster banget kan? Hahaha. 

Selain ngelakuin hal yang disukai, moodbooster aku juga dari makanan. Makanya agak bete ketika ada yang komen kalo dermatitis atopikmya Array dari makanan yang aku konsumsi, huhuhu. Aku kan waktu itu lagi suka banget yang cheessyy dan creamyyy. Pokoknya kumanjakan lidah dengan alasan busui mah bebas! Nggak takut gendut! 

3. ASI Booster

Setelah mood membaik baru deh aku minum ASI booster. Nggak perlu yang aneh-aneh sjh menurutku. Aku ngerasa udah cukup minum vitami untuk ibu menyusui, dan aku percaya Blackmores udah mencukupi nutrisi yang diperlukan untuk Array. Salah satu produk yang berasal dari Australia ini kini udah didistribusikan oleh salah satu perusahaan farmacy ternama di Indonesia. Yaitu, Kalcare. Jadi nyari blackmores nggak sesusah jaman Khalif sih. Waktu itu kudu ikut jastip dulu, sekarang kita bisa pesen diberbagai ecommerce kaya Tokopedia, Lazada, Blibli, dan Shopee. Belinya di official shopnya ya biar terjamin produknya itu asli. 


Kenapa Memilih Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold sebagai ASI Booster? 


Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold (PBFG) mengandung 17 nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh Ibu Menyusui:


  • Tinggi asam folat yang dapat bantu menjaga Ibu dari resiko anemia
  • Tinggi kalsium, untuk pertumbuhan tulang dan gigi buah hati dan juga mencegah terjadinya osteoporosis pada Ibu
  • Zat besi yang tidak menyebabkan konstipasi sehingga aman dan bantu Ibu jaga energi supaya tidak mudah sakit
  • Omega 3/DHA tidak berbau yang baik untuk pertumbuhan otak & mata buah hati, sehingga tidak menyebabkan mual saat dikonsumsi.
  • Vitamin & Mineral lainnya yang dibutuhkan oleh Ibu Menyusui.

Kurang apalagi coba? Yang aku suka dari produk ini, bukan cuma manfaatnya untuk membuat ASI berkualitas, ASI bernutrisi, dan aku jadi lancar menyusui tapi juga karena Kalbe Blackmores Nutrition berkomitmen dalam mendukung upaya pemenuhan nutrisi Ibu Hamil dan Menyusui, serta memahami bahwa semua Ibu di Indonesia berhak untuk mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung kesehatannya dan buah hati. 

Kalbe Blackmores Nutrition bermitra dengan Yayasan Bumi Sehat sejak tahun 2017 untuk membantu pemenuhan gizi Ibu Hamil dan Menyusui melalui pembagian 12.000 botol Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold setiap tahunnya di Klinik Bumi Sehat, yang tersebar di 3 kota yaitu Denpasar, Aceh, dan Papua. Untuk kegiatan lainnya, kita bisa liat di websitenya https://www.blackmores.co.id/mom-and-baby/  atau kepoin instagramnya @blackmoresid apalagi tiap menyambut World Breastfeeding Week, Blackmores pasti punya kegiatan seru banget buat ibu-ibu Hamil dan Menyusui.

Nah aku mengkonsumsi Blackmores ini setiap habis sarapan dan makan malam. Kapsulnya memang agak besar. Jadi kudu banget sediain air sebelum minum ini ya. Kalo nggak nanti meleug gaes. 

Itu aja kali ya gaes tips lancar menyusui ala aku. Aku nggak mau nulis mengASIhi seakan ibu yang gagal memberikan asi ekslusif adalah ibu yang nggak sayang sama anaknya. Karena menurutku semua ibu pasti sayang sama anaknya. Sama seperti aku yang sayang sama anak pertamaku. Jadi semangat teruuuus buat para ibu yang sedang berjuang untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya! 

Semoga bermanfaat. ^_^

Saturday, 5 September 2020

Tips #MandiBebasWorry Untuk Bayi Baru Lahir

Gaes kalian tahu kan kalo aku sekarang sudah punya dua orang anak? Hehehe, kali aja ada yang belum tahu. Kalo dulu pas zaman Khalif, aku masih di bantuin Mamah mulai dari mandiin, ngasih makan, bahkan karena Khalif dulu nggak ASI Ekslusif, sering banget tidurnya ama Mama, itu berjalan sampai Khalif usia 1 tahun-an. Berbeda dengan kakaknya, di anak kedua kali ini aku mulai mandiri *ciyee* Tetep sih pas belom puput, Array masih di mandiin Mama. Dengan sedikit keberanian, ku coba mandiin Array sejak usia 10 hari. Huhuhu, gimana yaaaa rasanya, sudah diungkapkan. Seneng karena bisa mandiin bayi sendiri sekaligus khawatir, ini mandiinnya bersih nggak ya? Dan aku takut Array jatoh gitu pas di balikin diatas tempat mandinya. 

Dengan seuprit pengalaman memandikan bayi baru lahir, aku mau coba share nih buat para new mom dan mamah muda tips and trik #MandiBebasWorry bayi baru lahir. 

1. Jangan mandikan bayi langsung di kamar mandi. Setidaknya sediakan satu wadah khusus untuk air mandi bayi. Kalau saya memandikan Array diatas Kasur yang dialasi dengan perlak. 

2. Gunakan Air yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, alias anget-anget kuku. 

3. Gunakan Sabun mandi khusus bayi, akan lebih baik langsung menggunakan sabun yang sekaligus shampoo agar bayi tidak mandi terlalu lama. 

Eiah, setelah dua minggu, aku sempet panik karena muncul ruam di wajah Array. Beberapa kali konsultasi ke dokter katanya itu adalah alergi. Aku bingung sih alergi apaan ya Array? Makanan? Ada yang bilang Array alergi ASI, OMG. Jadi gini, jangan salah kaprah ya, nggak ada anak yang alergi ASI, tapi alergi pada nutrisi yang terkandung didalamnya, yang notabene adalah nutrisi yang juga dimakan sang Ibu. Aku memang nggak pantang makanan. Sambel, ikan asin, jengkol, apapun aku makan. Setelah konsul sana sini, aku akhirnya tahu kalo yang bikin anak kulitnya ruam itu ada banyak faktor, karena belum memungkinkan test alergi (mahal ya beb, wkwkwk) akhirnya aku coba mensortir berdasarkan makanan yang aku makan dulu. Ternyata masih tetep ruam, malah makin parah. Akhirnya aku coba ganti sabun mandi, dan ternyata Alhamdulillah ruamnya mereda. Ditambah oles salep juga sih. Semenjak ruamnya mereda, aku nggak berani ganti-ganti sabun mandi Array lagi.

MY BABY Hair & Body Wash

Inilah sabun yang memiliki formula lembut dan dibuat dengan perpaduan bahan-bahan alami. Berfungsi 2 in 1, MY BABY Hair & Body Wash praktis untuk membersihkan rambut sekaligus badan si kecil. Kandungan lidah buaya dan alpukat di dalamnya, bermanfaat menjaga kelembapan kulit serta membantu pertumbuhan rambut si kecil, namun tidak licin serta mudah dibilas. Telah teruji di laboratorium terakreditasi, keefektifannya membersihkan kuman hingga 99%.  Sabun ini sangat direkomendasikan apalagi ketika masa pandemi ini. Iya nggak? Sebagai seorang Ibu kita pasti khawatir banget kan anak terkena virus dan kuman. Selain memandikan dengan Sabun My Baby Hair & Body Wash ini, aku juga belum mengajak Array ketempat-tempat ramai pengunjung. Array dan Khali cuma melakukan mobilitas di rumah Mama, Rumah Mertua, dan Rumah Uyutnya, hehehe.





Wednesday, 12 August 2020

3 Tips Merawat Wajah Agar Tak Berjerawat!

Duluuuu banget pas masih sekolah aku termasuk anak yang jerawatan. Sempet insecure, tapi untungnya ngerasa putih dan agak tinggi, jadi insecure gegara jerawat itu tertutupi, wahahaa. Branding diri yang jadi bullyan adalah sipit, so jerawat yang dateng keroyokan itu nggak terlalu aku khawatirkan. Im lucky to be me pokoknya. Peduli amat mau jerawatan apa nggak, aku sayang sama diri sendiri, whe :p

Tapi kenyataannya nggak sepede itu juga sih, setelah lulus dan belajar photoshop, aku mulai sadar kalo wajah berjerawat ini harus dirawat biar mulus kinclong, bukan di edit. Maap dulu belom ada filter ig atau kamera jahat.

Langkah Pertama Mengobati Jerawat

Segala macem obat jerawat udah di coba, sampe akhirnya aku ketemu salah satu dokter kecantikan, dan dari beliau aku baru sadar kalo ternyata selama ini aku ALERGI susu. Jadi mau sebersih apapun aku cuci muka dan pake obat jerawat, selama aku masih konsumsi susu, ya aku bakal tetep jerawatan. Jerawatnya bukan cuma bruntus yaa gaes, dulu tuh jerawat aku pada gede-gede gemes. Sejak tau alergi, aku stop makan dan minum apapun yang ada susunya. Cheating-cheating dikit lah, minum kopi susu, wkwkwk. Nah ini jadi catetan penting buat para pejuang Acne buat cari tahu dulu penyebab jerawatnya tuh apa? Makanan, hormon, atau bakteri?

Saturday, 25 July 2020

Mama's Choice Menghilangkan Pegal-pegal Dengan Aman dan Menyenangkan!

Gaes, gimana selama PSBB dirumah? Masih waras kan? Kalian dirumah jadi #TeamRebahan atau #TeamBeresBeres? Kalo aku selama awal PSBB jadi #TeamRebahan, nggak dari PSBB sih, dari tahun 2015 aku udah jadi #TeamRebahan wkwkwk. Tapi siapa sangka, disaat orang-orang mulai work from home, aku malah harus kerja keluar rumah. Alias ngantor lagi, huhuhuhu. Yang biasanya aku seharian rebahan dikasur, sekarang selama 8 jam harus nongkrong depan komputer. Kesan pertama setelah 5 tahun kerja dirumah, sambil rebahan, lalu jadi workingmom adalah PEGEL-PEGEL! SAKIT PINGGANG DAN SAKIT KEPALA.



Berasa kaku banget semua badan aku gaes. Begitu pulang dari kantor pas hari pertama yang aku lakukan adalah ngelurusin badan, minta pijit sama suami, dan minum obat pegel linu. Besoknya, aku sakit kepala lagi. Jadi aku tuh kalo pegel dikit gitu suka langsung sakit kepala dari leher. Nyambung ke pundak, punggung, sampe tulang ekor. Malah dulu aku pernah linu banget pinggang ampe nggak bisa bangun. Kebayang nggak?

Tuesday, 23 June 2020

Periksa Kesehatan Tanpa Keluar Rumah dengan Aplikasi Halodoc

Sebelum PSBB, kalian sempet pergi ke mall nggak gaes? Pas pandemi corona, aku termasuk yang masih jalan-jalan ke tempat-tempat keramaian kaya mall dan taman. Terakhir banget aku ketemuan sama sahabat aku yang sekarang tinggal di Tangerang, niatnya kita mau staycation bareng. Tapi batal, jadinya cuma ngemall sambil ngasuh anak bareng. 


Perjalanan pulang dari mall ke rumah, kita naik taxi online. Eh, drivernya bersih-bersin dan batuk-batuk, gatau kenapa koo auto mikir corona, wkwkwk. Seolah bisa baca pikiran kita, drivernya langsung cerita dia abis makan rujak potong dingin, bersih karena ada bubuk cabenya keisep, batuk juga karen kaya ada sisa pedes di tenggorokan. 

Sunday, 31 May 2020

PSBB Tetep Asik Kirim-kirim Bareng Paxel!

Entah sudah berapa lama Covid-19 hadir di Indonesia. Yang aku ingat, PSBB alias Pembatasan Sosial Berskala Besar di Bandung, dimulai sejak 22 April 2020. Artinya sebulan sudah berlalu, konon diperpanjang hingga pertengahan Juni. Sedih iya, tapi akan lebih sedih kalo kita ataupun keluarga kita terkena Covid-19, iya kan? Lebih baik berjaga-jaga #DirumahAja meski memang nggak mudah. Apalagi dirumah aja bareng duo krucil yang tingkahnya bikin senewen ini, wkwkwk.


Biasanya, aku dapat penghasilan tambahan dari berbagai event. Nggak cuma penghasilan tambahan sih tapi juga "Me time" dan ajang mewaraskan diri dari rutinitas dirumah. Namun semenjak PSBB, semua event di batalkan. Untungnya aku memang memiliki juga kegiatan "me time" lain, yaitu berjualan online. Mulai dari produk kecantikan, mainan anak, makanan, hingga pekakas rumah tangga semuanya aku jual. Istilah kerennya, akutuh palugada. Apa lu mau, gua ada! Hihihi. Alhamdullilah, dimasa pandemik, jualan online masih tetap jalan, tak terhambat karena untuk kirim mengirim aku menggunakan PAXEL.

Apa itu PAXEL?

Tuesday, 4 February 2020

Madu Hutan, Lebih Alami dan Menyehatkan!

Saat imlek lalu, dunia digemparkan dengan mewabahnya virus korona terbaru yaitu nCov-2019. Berkeliaran broadcast di whatsapp messager tentang bagaimana cara mencegah virus tersebut. Selain menjaga kebersihan, mengkonsumsi vitamin adalah salah satu hal yang dikatakan mampu menjaga daya tahan tubuh agar tidak terinfeksi virus yang sudah menyebar ke 24 negara tersebut.


Meski tidak salah, untuk menjaga daya tahan tubuh saya lebih percaya untuk mengkonsumsi madu. Ya madu, yang sudah terkenal dengan khasiatnya yang beragam. Mulai dari menjaga daya tahan tubuh, mencegah diabetes dan kolestrol, serta segudang manfaaf lain yang sudah diakui oleh para ahli di dunia kedokteran. Tak hanya dikonsumsi sebagai makanan, madu juga bisa dipakai untuk perawatan tubuh. 

CARA MENGKONSUMSI MADU ALA AKU

Nggak cuma dimakan begitu saja, madu juga bisa banget diolah menjadi berbagai cemilan. Mulai dari kue sarang burung madu, bihun madu, pisang madu, hingga donat madu. Tapi aku paling suka jika madu dicampurkan dengan jeruk lemon. Istilah kerennya Honey Lemon Shot. Takarannya tiga sendok teh madu ditambah satu perasan jeruk lemon. Diminum setiap pagi sebelum mengkonsumsi apapun. Kebayang segernya kan? Konon minuman ini bisa menjadi terapi bagi penderita maag lho. Tapi aku sih nggak punya maag, jadi sebelom kalian coba coba tanya sama dokter dulu yaa karena kan tiap orang kondisinya beda-beda.


Sementara saat malem biasanya aku suka bikin teh madu. Jadi segelas teh panas cukup ditambah madu dua sendok makan. Syedaaap banget. Waktu abis lahiran anak kedua, aku jadiin madu sebagai asi booster. Alhamdulillah sampe saat ini anak keduaku nggak perlu tambahan susu formula.


Madu juga bisa dijadikan berbagai olahan minuman kesehatan jika dicampur dengan berbagai rempah seperti jahe, kunyit, dan kayu manis.

PERBEDAAN MADU HUTAN DAN MADU TERNAK


Madu yang aku konsumsi adalah Madu Hutan. Lebih terkenal dengan sebutan madu Odeng. Madu yang berasal langsung dari hutan Ujung Kulon tersebut memiliki rasa agak asam dan tekstur yang agak cair. Bukan karena madu tersebut jelek tapi karena memang karakter madu dari hutan lebih cair ketimbang madu ternak. Madu ternak punya rasa yang sama karena biasanya makanan lebah adalah satu jenis bunga saja, berbeda dengan madu hutan yang memiliki makanan lebih bervariasi, sehingga rasa madu hutanpun tidak tetap.


Madu hutan tentunya lebih alami daripada madu ternak, karena lebah ternak pada makanannya biasanya diberikan zat pestisida, berbeda dengan lebah hutan yang makan langsung dari tumbuhan yang tumbuh dihutan tanpa tambahan pembasmi hama. Madu hutan sendiri berasal dari lebah lokal, yang bernama Apis Dorsata. Lebah yang berukuran satu sampai dua sentimeter ini memang hidup di kawasan subtropis dan tropis, seperti Indonesia. Berbeda dengan madu ternak, madu yang dihasilkan berasal dari Apis Cerana dan Apis Melifera. Kedua lebah ini biasanya diimpor dari luar ne geri.

MENGAPA AKU MEMILIH MADU HUTAN? 

Menurutku, mengkonsumsi pangan dari hutan sama saja memberikan kontribusi pada para peternak lebah dan hutan Indonesia lho! Di Ujung Kulon, dulunya memanen madu hanyalah selingan saat sedang libur memanen tanaman pokok yang lain. Dan cara memanennya sembarangan sehingga hasil panennya tidak bisa berkelanjutan plus merusak lingkungan, hiks. Untungnya dengan binaan berbagai pihak, kini masyarakat Ujung Kulon yang menjadi peternak lebah melakukan cara lestari saat memanen madu sehingga produksi madu dapat dilakukan berkelanjutan. Hasil panen lebih baik dan menjaga ekosistem hutan dari ancaman kebakaran hutan!

Manfaat secara ekonominya dapet, ekologinya juga dapet. Iya kan? ;)

Yaelah buibu rumah tangga ngomongin hutan, kaya yang iya aja. Plis jangan bilang gitu ya gaes. Tau nggak, sampah menggunung yang pernah sampe jadi tragedi di TPA Leuwigajah itu berasal dari mana? Iyaa, hampir sebagian besar berasal dari sampah rumah tangga. Berasal dari rumah satu dan rumah lainnya, kemudian menggunung hingga akhirnya merenggut lebih dari 100 jiwa. Masalah lingkungan, jangan cuma ngandelin pemerintah ataupun lembaga dan yayasan seperti WALHI, kita sebagai kelompok terkecil dalam negara, alias keluarga juga punya peran penting buat jaga lingkungan. Oke?

Mungkin kita nggak bisa menanam sejuta pohon untuk anak cucu kita nanti, tapi aku pikir setidaknya kita bisa bijak mememilih produk yang juga peduli lingkungan. Kita bisa bijak menggunakan energi takterbarukan, dan kita harus bijak mengelola limbah untuk bumi yang lebih baik. Bumi yang lebib ramah, bumi yang tak hanya jadi tempat dimana kita menjadi maju untuk kemudian hancur. :')