Skip to main content

Ramadhan 1436 H : Lirik Lagu Bruno Mars "It Will Rain" Membuat Murtad?

Selamat hari Jumat teman-teman, sehat kan? Lancar juga puasanya kan? Kalau gajiannya gimana? THR udah cair? Ehehehe. Dari judulnya udah tahu dong ya saya mau bahas apa. Iya lirik lagu bruno mars yang konon mengandung kata-kata yang bisa membuat orang murtad. Mengapa? Nih saya dapat postingan salah satu teman facebook saya.


Membaca berita tersebut tak membuat saya langsung menyebarnya, mengapa? Karena saya nggak tahu lagu bruno mars yang di maksud itu yang mana. Bermodalkan internet saya coba searching liriknya sekaligus artinya karena saya memang nggak pinter-pinter banget bahasa inggris.

If you ever leave me, baby
Jika kau hendak tinggalkanku, kasih
Leave some morphine at my door
Tinggalkanlah morfin di pintu
Cause it would take a whole lot of medication
Karena pasti aku kan butuh banyak obat
To realize what we used to have
Sadari apa yang dulu kita miliki
We don't have it anymore
Kini tak ada lagi

There's no religion that could save me
Tak ada agama yang bisa selamatkanku
No matter how long my knees are on the floor, oh
Tak peduli berapa lama aku berlutut di lantai, oh
So keep in mind all the sacrifices I'm making

Maka ingatlah selalu pengorbananku
Will keep you by my side,
Kan (ku)pertahankan dirimu tetap di sisiku
will keep you from walking out the door
Kan (ku)tahan agar kau tak lewati pintu itu

Cause there'll be no sunlight if I lose you, baby
Karna takkan ada lagi sinar mentari jika aku kehilanganmu, kasih
There'll be no clear skies if I lose you, baby
Takkan ada lagi langit cerah jika aku kehilanganmu, kasih
Just like the clouds my eyes will do the same
Seperti halnya mendung, mataku kan sama dengannya
If you walk away, every day it will rain, rain, rain
Jika kau pergi tiap hari kan turun hujan, hujan, hujan

I'll never be your mother's favorite
Aku takkan pernah jadi kesayangan ibumu
Your daddy can't even look me in the eye
Ayahmu bahkan tak mau menatap mataku
Ooh, if I was in their shoes
Ooh, jika aku jadi mereka
I'd be doing the same thing
Kan kulakukan hal yang sama
Saying there goes my little girl
Berucap itu gadis kecilku 
Walking with that troublesome guy
Bersanding dengan lelaki bermasalah itu

But they're just afraid of something they can't understand
Namun mereka hanya takut dengan sesuatu yang tak mereka mengerti
Ooh well, little darling, watch me change their minds
Ooh, gadis kecil, lihatlah kan kuubah pikiran mereka
Yeah, for you I'll try, I'll try, I'll try
Yeah, demi engkau kan kucoba, kan kucoba, kan kucoba
I'll pick up these broken pieces till I'm bleeding
Kan kupunguti kepingan-kepingan hancur ini hingga ku terluka
If that'll make you mine
Jika itu kan membuatmu jadi milikku

Ooh, don't you say goodbye
Ooh, jangan bilang selamat tinggal
Don't just say, goodbye
Jangan bilang, selamat tinggal
I'll pick up these broken pieces
Kan kupunguti kepingan-kepingan hancur ini
Till I'm bleeding if that'll make it right
Hingga aku terluka jika itu kan membuat semua ini baik-baik saja
Source : http://terjemah-lirik-lagu-barat.blogspot.com/2011/12/it-will-rain-bruno-mars.html

Begitulah. Memang ada kata-kata yang mengaitkan "agama" pada lirik tersebut. Masalah murtad atau nggak, saya sih lebih berfikir bahwa lagu ini adalah lagu dengan majas metafora yang memang sengaja di buat berlebihan untuk membuktikan bahwa pria yang menyanyikannya sangat mencintai wanita tersebut sampai-sampai hidupnya akan hancur sehancur-hancurnya ketika wanita tersebut meninggalkannya.

Bukan cuma dalam lirik lagu bruno mars yang katanya buatan kafir*mungkin (saya belum tahu siapa penciptanya, dan yang saya tahu kita tak boleh mengkafir-kafirkan orang lain) ini saja ada kata-kata berlebih dengan mengagung-agungkan manusia, bukan mengagungkan Allah. Misalnya saja lagu Sempurna - Andra And The Back Bone, coba deh telaah liriknya kata demi kata, seakan kita tak bisa hidup tanpa orang tersebut kan? Padahal kita tak bisa hidup tanpa Allah. Mungkin atas dasar inilah ada berberapa orang yang mengharamkan MUSIK. Ilmu saya belum sampe kesana buat menjelaskan dalil yang berkaitan dengan Haramnya musik. #CMIIW

Nah lanjut lagi ke kata-kata yang saya baca di postingan teman facebook saya, ada 2 akun facebook yang disebutkan, saya mencari salah satunya, yaitu Jasmine. Saya menemukan sebuah fanspage yang sudah penuh dengan hujatan. Tapi ada juga komentar tentang klarifikasi bahwa foto yang di gunakan oleh orang yang mengaku bernama Jasmine itu adalah palsu. Konon, foto tersebut adalah foto wanita thailand.

Ada 3 hal yang saya simpulkan atas berita yang tersebar dengan embel-embel "agama" ini.

Pertama, Jangan Asal Share. Memberikan informasi pada orang lain dengan men-share apa yang kita ketahui itu baik. Tapi sudah yakinkah itu benar-benar BENAR? Sering ya kita mendengar dan membaca kalimat "Sebarkanlah walau satu ayat", tapi bukan ayat sembarangan. Ayat kebenaranlah yang harus kita sebarkan, berita yang baik, kata-kata yang baik dengan cara yang baik.

Contoh berita yang baik mungkin informasi kuis, hehehe atau berita kelahiran. Berita kematian juga bisa kita sebarkan dengan niat baik agar orang-orang bisa memaafkan kesalahan yang mungkin di lakukan seseorang. Dengan kata-kata yang baik, bukan dengan tambahan komentar "Dasar sialan, bego nih, atau Tuh kan dasar kafir" Astagfirullah.. Lalu dengan cara yang baik, menurut saya cara yang baik adalah tahu hal tersebut harus di sebarkan dimana dan pada siapa.

Jika ingin menyebarkan tentang keislaman, bisa di share di grup keislaman, jika bersifat umum bisa di share di timeline. Di Indonesia, share tentang "Agama" masih menjadi sesuatu yang riskan dan sensitif, jadi saya rasa jika ingin berbagi tentang hal yang berkaitan dengan agama sebaiknya di grup tertutup. Nah kalo di blog gimana? Hehehe, saya juga nggak tahu. Yang pasti saya menuliskan ini di blog untuk self reminder diri saya sendiri. Maaf ya kalau yang tidak berkenan.

Kedua, Jangan asal Judge dan Komentar. Saat saya mengunjungi blog yang berisi lirik lagu Bruno Mars, ada beberapa hujatan disana. Begitu juga dengan postingan mengenai lirik lagu ini, sudah ada sumpah serapah, well meskipun salah mengapa tak bisa berkomentar dengan lebih baik? Mungkin saya juga seperti itu, kadang respon otak terlalu cepat sehingga langsung mengetikan kata-kata tak layak untuk di posting. Semoga bisa di jauhkan dari perilaku-perilaku buruk seperti itu, Aamiin.

Ketiga, Cek dan Ricek Sumber Informasi. Sekalipun mungkin orang yang share berita pada kita adalah orang yang menurut kita "baik" tak ada salahnya kita membaca dan mencari tahu sumber utama dari berita tersebut. Kalau beritanya nggak bener, terus udah telanjur kita share gimana hayoh? 

Bijaklah dalam share men-share informasi di dunia maya. Jangan sampai kita menyebar berita fitnah. Dan bijaklah dalam menerima berita buruk, ingatkan sesama dengan cara yang baik. Semoga apa yang saya tulis kali ini bermanfaat, baik untuk saya maupun orang lain. Aamiin. Maaf kalau ada yang salah dan tidak mengenakan untuk di baca.

Salam share thumbnail. *klik* #Apaaaah.

Comments

Post a Comment