Monday, 29 August 2016

#SaveLaguAnak Atau #SaveAkhlakAnak ?

Saya belum tahu banyak tentang kampanye #SaveLaguAnak, buat saya ada yang lebih penting dari itu. Saya lebih suka, kita mengkampanyekan "Selamatkan Akhlak Anak". Mungkin salah satu cara menyelamatkan anak-anak kita dari pengaruh buruk adalah dengan menyaring apa yang mereka lihat dan dengar, lagupun termasuk didalamnya. Bukankah perilaku buruk saat dewasa merupakan sebab akibat dari masa anak-anak?

Wednesday, 24 August 2016

3 Hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Berbisnis Online

Saat ini, bisnis online sudah memunculkan banyak jutawan-jutawan baru. Hal ini tentu saja menjadi daya pikat bagi orang-orang yang sedang mencari penghasilan tambahan. Pasalnya, bisnis online dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Namun, kefleksibelan tersebut harus diimbangi dengan konsistensi yang tinggi. Nggak bisa deh kita asal-asalan berbisnis online. Eh, bisa-bisa aja sih, cumaa yaa bisnis kita nggak akan berkembang. Bisnis kita akan stagnan, atau parahnya justru akan lenyap dimakan persaingan.


Berdasarkan pengalaman saya yang belum sekaya Mark Zuckerberg ini, jika ingin bisnis online kita berkembang, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan.

Sunday, 21 August 2016

5 Dampak Negatif Drama Korea Yang Sebaiknya Dihindari

Apakah kamu salah satu penggemar drama ataupun film korea seperti teh Lendy?
Saya termasuk salah satu penyuka drama korea, bahkan dari tahun 2002 pas Korea Selatan masuk putaran perempat final piala dunia saya udah membela mereka. Dan pas korea selatan kalah lawan jerman, saya nangis! Sedih aja gitu, padahal dulu belom musim drama korea. Drama asia yang Berjaya adalah drama jepang dan yang hits ada juga drama Taiwan, Meteor Garden.

Improvisasi dulu lah ya :D
Lama kelamaan, drama korea mulai menjamur. Demam K-Pop melanda anak-anak muda sampai mamah-mamah muda. Sisanya, Ibu-ibu komplek dan nggak sedikit juga para pemuda yang suka segala macam tentang korea. Istilahnya Negara Indonesia sudah terserang Hallyu, gelombang korea. Namun saya merasa ada yang salah. Saya pernah selama lebih dari 20 jam nggak tidur hanya demi menamatkan drama korea yang sedang saya tonton. Padahal mah bisa di pause. Ada juga sih film korea yang pendek durasinya, paling satu atau dua jam. Kaya yang dibahas Teh Lendy, yaitu One Way Trip (2015). Salah satu film korea yang jadi favorite saya adalah Miracle In Cell Number Seven. Film tersebut berhasil bikin saya nangis temehek-mehek mengalahkan rasa sedih saya pas lihat Korsel kalah lawan Jerman.


Emang sih nonton film maupun drama korea itu bisa bikin kita terhibur dan ada juga pelajaran-pelajaran yang diambil dari jalan ceritanya. Tapi, sorry to say ternyata saya merasa nonton drama korea itu lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya. *siap-siap ditimbuk para k-popers*