Wednesday, 26 August 2026

Pengalaman Pertama Lihat Langsung Laptop 80 jutaan : ASUS ExpertBook Ultra

Pertama kali tahu info tentang ASUS ExpertBook Ultra ini, aku kira biasa aja. Sebelum lihat dan merasakan langsung, aku berekpektasi kalo laptop ini yaa laptop yang jauh lebih cepat, lebih ringan, lebih elegan, dan lebih mahal wkwkwkwk. Tapi pemikiranku itu SALAH BESAR.

Aku langsung terpukau waktu Pak Said Dahda memperkenalkan ASUS ExpertBook Ultra diacara Bandung Media Gathering yang berlokasi di de Java Hotel Bandung, 19 Agustus 2026. Sebagai Techincal Public Relation ASUS, Pak Said terlihat sangat percaya diri dengan produk yang diperkenalkan. Gimana nggak yaa, ASUS ExpertBook Ultra ini digadang-gadang merupakan BEST LAPTOP in 2026! 

Kalo dibahas diatas kertas, aseli mungkin pikiran kita sama, kaya cuma "oh iyaa cepat, ih iya bagus, oh iya keren, oia kuat" tapi saat di test kekuatannya, aku benar-benar terpukau. Bener-bener tertarik dengan laptop yang punya tagline "The Flagship of The Industry. Period.", NO DEBAT! 

Sebelum bahas spesifikasinya, cek deh video ini! Video dimana laptop ini di geprek, diinjek, dibanting, disirah, sampe ditaruh beban 100kg diatasnya. Setelah semua itu, laptopnya masih aman tidak berkurang performa-nya sedikitpun. Bahkan bagian lapisan laptop yang tergores bisa hilang! AJAIB!

Menurutku, ini 5 alasan ASUS ExpertBook Ultra bisa bikin kita semua jatuh cinta!

1. Desain Tipis, Ringan, dan Kokoh

Kesan pertama yang langsung terlihat adalah desainnya. Sekilas karena ada 2 laptop dari brand lain yang jadi pembading, dua laptop lainnya memang tipis dan terlihat elegan, tapi begitu dipegang kerasa banget yang ASUS tuh feelnya enak lebih klop dipegang dan nggak berat.

ASUS ExpertBook Ultra memang cuma punya bobot 0,9kg hingga maksimal sekitar 1.1 kg. Jadi buat yang seneng banget kerja sambil bawa-bawa laptop, ASUS ExpertBook ini memang terbaik. Ditambahan laptop ini tuh udah lulus standar ketahanan militer (MIL-STD 810H), bahkan disebut mampu menahan tekanan hingga 100 kg. Jadi ini bukan sekadar ringan, tapi juga tetap solid.

Oia, ASUS ExpertBook Ultra sudah dilapisi material AZ31B Magnesium Aloy dan menggunakan ASUS Nano Ceramic Technology, jadi waktu dalam tas terus tergores pulpen, notebook, atau barang lain itutuh bisa hilang hanya dengan di usap-usap. Jadi laptopnya tuh scratch resistant dan easy to clean.

2. Performa Tinggi yang Relevan untuk Kerja Harian

Kalau bicara laptop kerja, performa itu bukan cuma soal angka, tapi soal konsistensi saat dipakai. ASUS ExpertBook Ultra menggunakan prosesor Intel Core Ultra X9 dengan kemampuan boost hingga 5.1 GHz. Dipadukan dengan sistem pendingin yang mendukung hingga 50W, performanya dirancang untuk tetap stabil saat menjalankan banyak task sekaligus.

Dari sisi baterai juga cukup impresif. Dengan kapasitas 70Wh dan klaim penggunaan hingga 26 jam, laptop ini jelas ditujukan untuk penggunaan yang intens tanpa harus sering mencari colokan. Buat workflow yang melibatkan banyak tab, dashboard, meeting, dan revisi, kombinasi ini terasa masuk akal. Ngomongin colokan, untuk port kabel di laptop ini juga lengkappppp banget! Nggak usah ribet bawa dongle tambahan!

Khusus buat kamu yang suka edit video, ASUS ExpertBook juga cukup mumpuni diajak kerja bareng. Nah biasanya nih buat yang suka kerja sambil ngopi kadang kan suka "nyiprat: yaa tuh minuman ke laptop, nah klo kena bagian keyboard ASUS ExpertBook Ultra ini, bukan masalah karena keyboardnya resistance dari watersplash. MANTAP pokoknya.

3. Layar dan Audio yang Meningkatkan Experience Kerja

Salah satu hal yang cukup terasa berbeda ada di bagian layar. ASUS ExpertBook Ultra menggunakan teknologi Tandem OLED dengan tingkat kecerahan hingga 1400 nits. Secara praktis, ini berarti layar tetap nyaman dilihat di berbagai kondisi pencahayaan, termasuk saat digunakan di ruangan terang atau dekat jendela. Corning Gorilla Matte Displaynya juga bikin glare hilang, ditambah Victus Protection bisa melindungi gesekan atau benturan hingga 100kg.

Selain itu, kualitas warna juga lebih hidup, yang tentunya membantu untuk pekerjaan yang berkaitan dengan visual, konten, atau presentasi. Di sisi audio, laptop ini dilengkapi dengan 6 speaker. Bukan hanya cukup untuk meeting, tapi juga memberikan pengalaman suara yang lebih penuh dibandingkan laptop pada umumnya. Ini mungkin terlihat seperti detail kecil, tapi dalam penggunaan harian, justru hal-hal seperti ini yang membuat pengalaman kerja (nonton drakor tepatnya) terasa lebih asik.

4. AI Productivity Bukan Sekadar Fitur Tambahan

ASUS ExpertBook Ultra dibekali NPU hingga 50 TOPS dan fitur seperti AI ExpertMeet, yang bisa membantu proses meeting seperti transkripsi otomatis atau penerjemahan. Ada juga fitur watermark sehingga saat meeting kita jadi terlihat lebih profesional.

Dalam konteks kerja, ini berarti beberapa proses manual bisa dipangkas. Tidak perlu lagi mencatat semua hal secara detail karena sistem sudah membantu merekam dan merangkum. Selain itu ASUS juga menawarkan ASUS Zenni Claw yang bisa dijalankan tanpa internet alias offline. Dalam bisnis tentu saja data perusahaan sangat confidential, ASUS peduli dengan detail tersebut sehingga ASUS MyExpert juga dihadirkan sebagai solusi untuk mempermudah pekerjaan agar makin produktif dan tetap aman.

5. Keamanan dan Garansi yang Mendukung Penggunaan Jangka Panjang

Hal terakhir yang cukup penting tapi sering terlewat adalah aspek keamanan dan after-sales. ASUS menyematkan sistem keamanan ASUS ExpertGuardian yang mencakup perlindungan dari sisi hardware hingga BIOS. Ini penting terutama untuk pengguna yang bekerja dengan data sensitif atau bisnis.

Selain itu, garansi yang diberikan juga cukup menyeluruh, memberikan rasa aman tambahan saat menggunakan perangkat ini. Kalau biasanya laptop lain memberikan garansi berbeda untuk unit, baterai, maupun layar. Semua produk ASUS memiliki masa garansi yang sama. Baik Unit, Charger, Baterai, maupun layarnya. 

Performa, bentuk fisik, sampe speaker ASUS ExpertBook Ultra beneran terasa begitu kita coba tes menggunakan 2 laptop merk lain yang spesifikasinya mirip dengan ASUS ExpertBook Ultra ini.

Aku coba handfeel dari bagian fisik masing-masing laptop. Untuk merk buah itu beneran halus, tapi kaya licin banget, sementara yang juga hitam merah cukup nyaman di genggam, tapiiii keduanya sama-sama meninggalkan finger print. Kalo ASUS ExpertBook, pas aku coba gesek pake kuku-pun bisa hilang hanya dengan di lap dengan tisu basah. KEREN!

Selain handfeel, aku dan teman-teman blogger lain mencoba juga membandingkan speaker, layar, sampe ke keyboard. Saat dipakai ngetik, ASUS ExpertBook beneran nyaman, nggak perlu effort tapi nggak banyak typo karena keypad-nya tuh pas dijari. Ah nyamannyaaaaa, apakah dengan laptop ini aku akan jadi lebih sering menulis? Mehehehehhe.

Apakah Harga 80 Juta Itu Masuk Akal?

Pertanyaan ini mungkin akan selalu muncul. Kalau dilihat hanya dari angka, tentu ini bukan laptop yang murah. Tapi setelah melihat secara langsung, terasa bahwa harga tersebut tidak hanya untuk spesifikasi, tapi juga untuk keseluruhan pengalaman dan ketahanan penggunaan.


Mulai dari performa, layar, baterai, hingga fitur AI dan keamanan, semuanya dirancang untuk mendukung kerja dalam jangka panjang. Dengan kata lain, ASUS ExpertBook Ultra lebih cocok dilihat sebagai investasi alat kerja, bukan sekadar perangkat elektronik. Kamu bisa cek spesifikasi lengkapnya di gambar ya!

Lalu dari pengalaman pertama melihat langsung di acara kemarin, setidaknya satu hal yang bisa disimpulkan, yaitu: laptop ini bukan untuk semua orang, tapi untuk yang membutuhkan performa serius, ini terasa sangat relevan. Alias, Right Product for the Right Users. Kalo bercandaanya, ini laptop emang buat cio-cio (CEO-CEO) alias C-Level. Walo belum C-Level nggak apa-apa banget juga sih pake ASUS ExpertBook Ultra ini, hehehe.

Sekian dlu yaa cerita pengalaman pertama lihat, pegang, pakai, tapi nggak dibawa pulang Laptop ASUS ExpertBook Ultra-nya, semoga bermanfaat!

No comments:

Post a Comment