Hari kereta api nasional yang jatuh pada 28 September 2014, nggak sengaja Gue dan Rudi rayakan. Jadi ceritanya kita sengaja ingin sekali-kali berjalan-jalan dengan menggunakan fasilitas umum, yaitu kereta api.
Rencana ini sudah sangat lama mau kita laksanakan, namun terbantur jadwal padat dan kadang malas yang tiba-tiba datang, akhirnya sampailah pada tanggal 27 September kemarin. Kita memutuskan untuk berjalan-jalan ke Cicalengka, naik KRD Ekonomi.
Trip kali ini ceritanya ala backpacker, hehe.
Sengaja kita menaiki angkutan kota dari rumah ke stasiun kereta api cimahi. Ongkosnya cuma 4000 rupiah saja seorang, berdua cuma 8000 rupiah. Lebih mahal sih dari pada naik motor, tapi yasudahlah, kan ingin menikmati perjalanan. Biar romantis juga, hehehe.
Sesampainya di cimahi, kita kebingungan. Gue dan Rudi sama-sama belum pernah naik KRD arah cicalengka. Di tempat pembelian karcis, alias loketnya kita sempat hampir membatalkan perjalanan, tapi sayangkan sudah sampai disini tapi nggak jadi pergi? Akhirnya kita memberanikan diri ikut antri dengan calon penumpang yang lain.
Jam 10:30 WIB, kita akhirnya membeli tiket KRD Ekonomi jurusan Cicalengka dengan jadwal jam 10:45 WIB, hanya menunggu 15 menit, rasanya sangat lama. Karena bosan, foto dulu deh! :D
Oiah, harga tiket KRD Ekonomi Padalarang - Cicalengka adalah 1500, Murah meriah! ;)
FYI juga nih, kalau untuk kereta ekonomi, penumpang hanya boleh masuk setelah kereta apinya mau datang/ berangkat. Berbeda dengan saat saya ke Jakarta pake kereta Bisnis Atau Eksekutif, kita bisa nunggu di dalem (Ngelewatin pager yang ada satpamnya itu).
Setelah pukul 10:45 ternyata kereta belum datang, padahal penumpang sudah berada dalam stasiun. Sambil menunggu, kita sempet foto-foto dulu deh :D
Jadi ini judulnya foto-foto di stasiun, hehehe.
Tidak terlalu lama, kereta akhirnya datang. Kita menaiki kereta, dan sumringah! Apalagi ekspresi muka Rudi, sumringah banget! Kaya anak kecil naek odong-odong wehehehe. Bukan deng, tapi kaya abis menang undian :p
Rencana ini sudah sangat lama mau kita laksanakan, namun terbantur jadwal padat dan kadang malas yang tiba-tiba datang, akhirnya sampailah pada tanggal 27 September kemarin. Kita memutuskan untuk berjalan-jalan ke Cicalengka, naik KRD Ekonomi.
Trip kali ini ceritanya ala backpacker, hehe.
Sengaja kita menaiki angkutan kota dari rumah ke stasiun kereta api cimahi. Ongkosnya cuma 4000 rupiah saja seorang, berdua cuma 8000 rupiah. Lebih mahal sih dari pada naik motor, tapi yasudahlah, kan ingin menikmati perjalanan. Biar romantis juga, hehehe.
Sesampainya di cimahi, kita kebingungan. Gue dan Rudi sama-sama belum pernah naik KRD arah cicalengka. Di tempat pembelian karcis, alias loketnya kita sempat hampir membatalkan perjalanan, tapi sayangkan sudah sampai disini tapi nggak jadi pergi? Akhirnya kita memberanikan diri ikut antri dengan calon penumpang yang lain.
Jam 10:30 WIB, kita akhirnya membeli tiket KRD Ekonomi jurusan Cicalengka dengan jadwal jam 10:45 WIB, hanya menunggu 15 menit, rasanya sangat lama. Karena bosan, foto dulu deh! :D
FYI juga nih, kalau untuk kereta ekonomi, penumpang hanya boleh masuk setelah kereta apinya mau datang/ berangkat. Berbeda dengan saat saya ke Jakarta pake kereta Bisnis Atau Eksekutif, kita bisa nunggu di dalem (Ngelewatin pager yang ada satpamnya itu).
Setelah pukul 10:45 ternyata kereta belum datang, padahal penumpang sudah berada dalam stasiun. Sambil menunggu, kita sempet foto-foto dulu deh :D
Jadi ini judulnya foto-foto di stasiun, hehehe.
Tidak terlalu lama, kereta akhirnya datang. Kita menaiki kereta, dan sumringah! Apalagi ekspresi muka Rudi, sumringah banget! Kaya anak kecil naek odong-odong wehehehe. Bukan deng, tapi kaya abis menang undian :p