Showing posts with label latepost. Show all posts
Showing posts with label latepost. Show all posts

Monday, 19 October 2015

Napak Tilas Fun Blogging 6

Koo bisa sih suka ngeblog? Yaiya dong, secara blogging itu bisa dilakukan kapan saja dimana saja dengan keadaan apa saja asalkan ada sinyal internet. Yang lebih asik, ngeblog itu bisa dilakukan dengan siapa saja sambil ngapain aja. Mau udah mandi kek, belum mandi kek, udah dandan kek, pake daster kek, pokoknya bebas. Apa sih yang lebih menyenangkan daripada kebebasan? *wink*

Saya ngeblog dengan banyak tujuan, salah satunya adalah mendapatkan "nilai" lebih daripada kebanyakan orang. Dilingkungan saya jarang yang suka ngeblog, sehingga saya harus beradaptasi dengan teman-teman baru yang memang suka blogging. Saya pernah bergabung dengan berbagai komunitas blogger, tapi nggak pernah aktif. Hihihi, saya type silent reader dibeberapa komunitas. Yang lama-kelamaan akhirnya sayapun lupa ada di komunitas tersebut. Sampai akhirnya saya menemukan sebuah komunitas baru bernama "Blogger Muslimah". Karena masih baru dan jumlah anggota yang sedikit, komunikasipun intens. Saya merasa menemukan komunitas yang benar-benar bisa saya masuki. Meski ada yang bilang kita tak boleh membatasi diri, tapi pada hakikatnya manusia butuh suatu lingkungan dimana ia merasa nyaman. Iya kan? Dan di komunitas "Blogger Muslimah" inilah saya menemukan kenyamanan untuk menyuarakan apa yang saya pikirkan dengan berbagai persamaan yang ada pada masing-masing membernya.

Thursday, 10 September 2015

Dzulqo'dah 1436 H: Catatan Tentang Iyan

Selamat ulang tahun kakakku sayang. *ketcup. Tanggal 2 september 2015, hari dimana usianya genap menjadi 29 tahun. Bukan kakak kandung saya, tapi ia adalah sepupu satu-satunya dari keluarga Mamah. Namanya Yulandari, namun saya lebih suka menyebutnya Iyan. Nama itu berasal dari kesulitan saya saat memanggilnya dengan panggilan Cici Yulan, sehingga tercetuslah panggilan Iyan agar mudah menyebutnya. Panggilan kecil itu terus berlangung sampai saat ini. 

Adik saya (Eky) , Saya , Iyan, Kakak Saya (Ko'Enu)
Banyak hal aneh yang ia lakukan, kadang saya tak mengerti jalan pikirannya, apalagi masalah percintaan. Selalu rumit dan memang sulit, saya hanya bisa memberikan saran dan semangat agar Iyan tak pernah menyerah. Sampai pada suatu hari beberapa bulan yang lalu ketika saya belum menikah, Iyan sempat divonis mengidap tumor rahim. Karena Iyan adalah anak semata wayang, ia bercerita pada saya sambil menangis dan berkata jangan dulu memberitahu Ibunya. Saya mengiya-kan. Lagipula vonis tersebut belum benar-benar positif karena dokter belum melalukan tes darah dan urine.