Showing posts with label blogger muslimah community. Show all posts
Showing posts with label blogger muslimah community. Show all posts

Monday, 6 June 2016

3 Post Yang Harus Disiapkan Ketika THR Sudah Ditangan

Apakabar THR?
Sudah masuk ke rekening atau masih belum dapet? Asalkan jangan sudah ludes aja ya, hihi. Disuasana hati yang sedang bergembira menyambut THR Lebaran saya mau kasih berbagai tips memanfaatkan THR. Jadi selain untuk memenuhi kebutuhan hari raya, THR juga bisa kita manfaatkan sebagai sumber dana untuk investasi kita dimasa yang akan datang.

Berdasarkan pengalaman pribadi sekaligus pernah baca tweet dari mba Prita Ghozie, untuk mengelola THR agar tidak pergi begitu saja, THR sebaiknya dibagi dalam 3 post keuangan, yaitu:

1. Post Biaya Lebaran
Tentu saja post ini bertujuan untuk keperluan lebaran. Jumlah biaya dipost ini diusahakan tidak melebihi dari 50% THR yang kita dapatkan. Apa saja keperluan lebaran itu? Biasanya:
  • Zakat Fitrah
Ini jumlahnya sudah jelas, sebanyak 2.5 KG beras ataupun dibayar dengan uang seharga tersebut. Dibulatkan keatas anggaplah ini sekitar limapuluh ribu rupiah.

Monday, 19 October 2015

Napak Tilas Fun Blogging 6

Koo bisa sih suka ngeblog? Yaiya dong, secara blogging itu bisa dilakukan kapan saja dimana saja dengan keadaan apa saja asalkan ada sinyal internet. Yang lebih asik, ngeblog itu bisa dilakukan dengan siapa saja sambil ngapain aja. Mau udah mandi kek, belum mandi kek, udah dandan kek, pake daster kek, pokoknya bebas. Apa sih yang lebih menyenangkan daripada kebebasan? *wink*

Saya ngeblog dengan banyak tujuan, salah satunya adalah mendapatkan "nilai" lebih daripada kebanyakan orang. Dilingkungan saya jarang yang suka ngeblog, sehingga saya harus beradaptasi dengan teman-teman baru yang memang suka blogging. Saya pernah bergabung dengan berbagai komunitas blogger, tapi nggak pernah aktif. Hihihi, saya type silent reader dibeberapa komunitas. Yang lama-kelamaan akhirnya sayapun lupa ada di komunitas tersebut. Sampai akhirnya saya menemukan sebuah komunitas baru bernama "Blogger Muslimah". Karena masih baru dan jumlah anggota yang sedikit, komunikasipun intens. Saya merasa menemukan komunitas yang benar-benar bisa saya masuki. Meski ada yang bilang kita tak boleh membatasi diri, tapi pada hakikatnya manusia butuh suatu lingkungan dimana ia merasa nyaman. Iya kan? Dan di komunitas "Blogger Muslimah" inilah saya menemukan kenyamanan untuk menyuarakan apa yang saya pikirkan dengan berbagai persamaan yang ada pada masing-masing membernya.

Friday, 16 October 2015

Muharram 1437 H: Hidup Berdampingan Dengan Non Muslim

Akankah doa kita sampai pada orang yang sudah meninggal dunia?
Pikiran ini muncul ketika Ramadhan hampir tiba, seringkali sebelum atau sesudah hari raya Idul Fitri, masyarakat melakukan "Ziarah" atau "Nyekar", alias mengunjungi makam sanak saudara, terutama orang tua yang sudah lebih dulu meninggal. Bagi beberapa orang hal ini mungkin sangat sepele, dalam artian tanpa perlu dipikirkan mungkin sudah tahu jawabannya. Tentu saja doa anak yang sholeh akan sampai pada orang tuanya. Bahkan salah satu amal yang tidak terputus adalah mendidik anak-anak menjadi anak yang sholeh. Well, bagaimana jika orang tua kita berbeda agama?


Gambar diatas adalah makam nenek saya. Nenek dari Mamah, alias Mamahnya Mamah saya. Semasa hidup beliau menganut agama kristen katolik. Sering kali saya dengar, mendoakan non muslim yang sudah meninggal seperti mengisi air dalam gelas terbalik. Tak akan pernah terisi. Bahkan ada pula yang mengatakan tidak boleh mendoakan orang yang meninggal namun tidak memeluk agama islam. Lalu bagaimana jika itu orang tua kita?

Tuesday, 22 September 2015

Dzulhijjah 1436 H: 3 Tempat Penambah Rasa Syukur

Beberapa hari kebelakang, saya merasa sangat tidak produktif. Jangankan memposting apa yang saya rasa dan saya pikirkan di blog ini, kewajiban sebagai freelancer saja ada yang tidak sempat saya kerjakan. *Sungkeman sama klien* Inipun menulis masih dengan perasaan yang nggak jelas, malas bercampur semangat. Seakan sedang dilanda banjir, yang saya nggak tahu kapan surutnya. *apasih my* Saya mungkin terlalu sibuk memperhatikan orang lain. Menyimak apa saja yang sedang mereka lakukan. Saya terlalu asik merasakan "iri" pada apa yang dijalani orang lain. Mulai dari kesenangan mereka melakukan traveling, menikmati makanan-makanan, sampai pada kegiatan yang orang lain lakukan untuk mengejar impian-impiannya. Saya seakan tidak memiliki hal yang ingin saya capai. Mungkin saya lelah..

Friday, 28 August 2015

Dzulqo'dah 1436 H: 5 Alasan Sebuah Brand Mencari Blogger

Menurut saya jadi blogger itu keren. Nggak harus peduli sama komentar orang lain, yang penting nulis di blog, terus diposting. Nggak usah peduli bakal ada yang baca, komentar, atau share postingan yang di buat, yang pasti hal apapun yang ada di otak bisa dikeluarkan dengan plong. Dulu cuma tiga hal yang saya pikirkan dari ngeblog. Hati senang karena sudah bekspresi dan mengeluarkan pendapat dengan bebas, pikiran tenang karena tidak ada yang mengganjal, serta eksis karena berasa punya tempat pribadi dimana orang bisa berkunjug kapan saja tanpa harus scroll down terlalu jauh seperti di social media.


Kini ada satu hal lagi yang membuat saya senang jadi blogger, yaitu bisa jadi sumber mata pencaharian. Ihiiiy! Yaa walau masih skala RT, saya pernah dapet nominal 7 digit dari ngeblog karena menang lomba. Asiik kan? Sekarang blogger dicari bukan hanya untuk ikutan lomba. Tapi ada beberapa brand yang mencari blogger untuk brand awareness produk-produknya. Nah kenapa sih brand itu mau bayar blogger untuk brandingnya? Kenapa nggak sewa artis aja? Kenapa nggak sewa pengacara? Kenapa nggak pasang iklan di TV?

Alasan paling utama adalah BUDGET.

Saturday, 22 August 2015

Dzulqo'dah 1436 H: "Mas Dalam Islam Poligami Itu Boleh Loh!"

Duh saya mah masih awam banget masalah poligami. Meski dalam islam diperbolehkan berpoligami, tidak semua muslim wajib melakukannya. Tapi beberapa waktu belakangan, isu poligami menjadi booming ketika ada film "Syurga yang tak dirindukan", mungkin karena habis menonton film inilah, seorang  perempuan yang namanya saya tidak ketahui berani menuliskan sebuah postingan seperti ini.


Sekilas, jika saya sangat mengenal perempuan ini, saya akan tertawa. Karena ini lumrah jika dikatakan pada teman dekat, bukan via social media. Namun karena beliau menuliskannya disocial media, maka tak heran jika tulisannya ini beredar dan menuai banyak reaksi yang negatif dari sebagian istri-istri, mereka menganggap perempuan ini "kegatelan".

Dari buku "Kado Pernikahan" yang pernah saya baca, sesungguhnya perempuan memiliki hak untuk mengajukan diri pada laki-laki, namun

Friday, 21 August 2015

Dzulqo'dah 1436 H: Masjid (Unik) Besar Ciwidey

Rasanya tak terhitung berapa kali saya mengunjungi ciwidey, baik dengan tujuan wisata menuju ke Ciwalini, Kawah Putih, atau Situ Patenggang. Setiap kali melakukan perjalanan menuju daerah ciwidey, salah satu patokan ciwidey hampir sampai adalah sebuah masjid raya yang berada di alun-alun ciwidey, namanya Masjid Besar Ciwidey.


Biasanya masjid tersebut hanya menjadi sebuah tanda bahwa saya sudah sampai di ciwidey, sebentar lagi sampai ke lokasi wisata. Yang paling terdekat adalah Kawah Putih, lalu Ciwalini, dan kemudian situ patenggang. Kali ini, saya dan suami beserta mamah mertua, papah mertua, adik ipar, dan dua orang keponakan mampir ke masjid untuk shalat Dzuhur dan mencari makanan.

Awalnya biasa saja, namun saat akan memasuki masjid, ada satu hal yang membuat saya heran.

Thursday, 13 August 2015

Syawal 1436 H: Souvenir Islami, Peluang Bisnis Masa Kini.

Apa kabar nilai tukar rupiah dan dollar? Sepertinya untuk orang-orang yang memiliki salary dengan mata uang dollar ini akan menjadi berita yang menyenangkan, tapi untuk yang masih bergaji rupiah, bagaimana? Terakhir saya dengar, nilai tukar rupiah mencapai titik 13.794,00 perdollar dan untuk pembelian adalah 13.776,00. Sulit dipercaya, konon nilai tersebut akan terus menurun hingga sampai 25.000,00 di tahun 2016.


Kenyataan ekonomi yang seperti ini membuat Anda mungkin berfikir untuk mencari penghasilan tambahan. Tentu saja peluang berbisnis itu selalu ada, tapi bagaimana caranya menjalankan bisnis yang tak hanya bernilai ekonomi tapi juga bernilai islami? Saya rasa jawabannya sudah kita sama-sama ketahui, yaitu berdagang. Bukankah 9 dari 10 pintu rezeki itu didapatan dengan berdagang?

Tuesday, 11 August 2015

Syawal 1436 H: Pengalaman #BekasJadiBerkah

Saat bulan Ramadhan 1436 Hijriah yang lalu, saya melihat sebuah iklan di televisi. Sedikit terharu melihatnya, dengan tagline #BekasJadiBerkah sebuah situs market place olx.co.id berhasil membuat saya tertarik untuk berkunjung ke website bekasjadiberkah.co.id.


Bukan hanya sekedar menjual barang bekas yang masih layak pakai, #BekasJadiBerkah ini menjadi ladang amal untuk kita berbagi pada sesama. Kita bisa menjual barang bekas kita yang tak terpakai, tentunya orang yang membeli barang tersebut akan merasa senang karena mendapatkan barang yang dibutuhkannya dengan harga lebih murah, keuntungan untuk kita selain mendapatkan tambahan uang dari barang tak terpakai kita juga bisa menyalurkan bantuan untuk saudara-saurada kita yang membutuhkan. Itulah kurang lebih gambaran kegiatan #BekasJadiBerkah yang diusung oleh olx.co.id.

Monday, 10 August 2015

Syawal 1436 H: 5 Pekerjaan Impian

Kalau ngomongin kerjaan pasti pada bilang "Enak yaa kerja jadi ini, bisa gini gini gini. Atau "Enak ya jadi itu, bisa gitu gitu gitu..", sudah biasa. Seperti pepatah mengatakan bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau. Yang saya tahu, semua pekerjaan akan menemukan titik dimana kita merasa jenuh. Ada perasaan ingin berhenti mengerjakan pekerjaan tersebut kemudian beralih ke pekerjaan yang lain.


Tapi saya merasa ada 5 pekerjaan yang juga bisa dikerjakan dengan seru serta bisa menjadi profesi sampingan. Bisa saja saya bekerja kantoran sebagai admin atau bagian finance tapi saya juga memiliki profesi-profesi berikut ini.

1. Konseptor

Thursday, 6 August 2015

Syawal 1436 H: Arti Kemerdekaan Versi Saya

"Tujuh belas agustus tahun empat lima.. Itulah hari kemerdekaan kita.. Hari merdeka, Nusa dan Bangsa.. Hari lahirnya bangsa Indonesia... MER-DE-KA.. Sekali merdeka tetap merdeka, selama hayat masih di kandung badan. Kita tetap Sedia, tetap setia, mempertahankan IN-DO-NE-SIA.. Kita tetap sedia, tetap setia, membela negara kita.." 

Masih hafal kan lirik lagu diatas?
Lagu berjudul "Hari Kemerdekaan" ini merupakan ciptaan H. Mutahar, selalu dinyanyikan saat upacara-upacara penting, khusunya upacara kemerdekaan. Sejak kecil, yang saya tahu ketika bulan Agustus pasti ada perayaaan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Saya senang karena akan ada banyak perlombaan di RT maupun di RW, bangga rasanya bisa menang balap kerupuk, balap memecahkan air dalam balon, balap kelereng, balap lari, dan lomba karaoke.

Namun semakin bertambahnya umur, ketika perlombaan-perlombaan tersebut tidak lagi diperuntukan bagi orang seusia saya, dan banyaknya pertanyaan "apa arti merdeka yang sesungguhnya" saya jadi bingung sendiri. Sebenarnya apa sih arti kemerdekaan?

Wednesday, 5 August 2015

UANG, BNI, DAN NEGERI ~

Siapa yang nggak kenal sama yang namanya uang? Uang memang tak bisa membeli kebahagiaan tapi saya setuju bahwa uang itu penting karena menjadi alat tukar hal-hal kita butuhkan untuk menciptakan kebahagiaan. Yang saya rasakan, nilai uang saat ini semakin tergerus inflasi. Dulu saat saya masih kecil, uang seratus rupiah terasa amat sangat besar. Sekarang? Masih bernilai, tapi sudah tidak bisa membeli jajanan kesukaan lagi. *hiks

Source : google.co.id

Saya pernah berfikir, mengapa negeri ini tidak mencetak uang yang banyak saja, lalu dibagikan kepada masyarakatnya agar tidak ada orang yang harus banting tulang demi pundi-pundi rupiah. Namun pemikiran saya itu sudah jelas salah, karena jika semua orang mudah mendapatkan uang maka tidak ada lagi yang mau bekerja keras. Tidak ada yang mau berdagang dan tidak ada yang mau bekerja menjadi pegawai negeri sipil, serta menjadi buruh. Lalu bagaimana kita hidup? Apa yang akan dibeli kalau tidak ada penjual? Ahhh rumit memang kalau sudah membicarakan uang. Tapi saya penasaran, di Indonesia siapakah yang pertama kali mencetak uang?

Tuesday, 4 August 2015

Syawal 1436 H : Tips Melakukan One Day One Post

Di bulan agustus ini saya dan beberapa teman di bloggermuslimah.com mencanangkan program One day one post. Jadi setiap hari setiap orang menulis sebuah artikel dan mempostingnya di blog. Saya rasa sudah banyak orang yang melakukan hal ini, sayapun pernah melakukannya namun gagal ditengah jalan. Sebenarnya untuk apa sih one day one post ini?


Inilah beberapa manfaat One Day One Post versi saya:
  • Melatih diri untuk konsisten menulis.
Saya termasuk orang yang kurang konsisten, dan belajar untuk selalu konsisten adalah salah satu manfaat yang saya dapatkan dari program one day one post ini.

Friday, 31 July 2015

3 Hal Yang Harus Dimiliki Setiap Toko Online agar DIPERCAYA

Salah satu bisnis yang sedang menjamur adalah bisnis online, terutama online shop. Menjual dengan cara online memiliki banyak kelebihan dibandingkan secara offline. Selain transaksi lebih mudah, penjualan secara online juga dapat menghemat waktu dan uang. Efektifitas dan efisiensi penjualan online lebih menguntungkan, baik untuk penjual maupun untuk pihak pembeli. Dari fakta tersbut banyak bermunculan jasa pembuatan toko online murah. Namun, bukan hanya sekedar memiliki toko online, ada satu faktor utama dari transaksi jual-beli yang dilakukan secara online, yaitu KEPERCAYAAN.


Lalu bagaimana caranya meyakinkan orang agar mau bertransaksi jual-beli?
Ada 5 hal dasar yang harus dimiliki saat akan membuat toko online yang bisa mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Yaitu :

Friday, 24 July 2015

Syawal 1436 H: Give Away! Yeeeaaay!

Mau yang GRATIS? Yups, kamu berada dihalaman yang tepat! Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-70 nanti, saya mau ngadain give away nih! Hadiahnya lumayan loooh *wink*



Syarat dan ketentuan :

Syawal 1436 H: Surat dariNYA.

source : google.co.id

Siang sayang, sudahkah kau mengingatKu?
Mengambil air wudhu untuk membersihkan tubuhmu yang terkena terpaan panas mentari, cobalah kau sebut namaKu. Aku rasa itu akan membuatmu lebih baik, ketimbang kau harus menanggung kesedihan yang kau rasa hanya karena seseorang yang tak bertanggung jawab itu.

Maaf yaa sayang, jika jalan kehidupanmu terlalu berat, tapi sesungguhnya Aku mengatur itu semua karena Aku ingin kau menjadi seseorang yang kuat. Kau boleh menangis, tapi jangan karena dia. Menangislah, karena kau tahu bahwa sebenarnya banyak hal lain yang bisa kau lakukan ketimbang memikirkan seseorang yang bukan muhrim-mu.

Saturday, 18 July 2015

Syawal 1436 H : Arti Saling Memaafkan

Lebaran tiba, sudah tradisi untuk mengucapkan selamat idul fitri, biasanya kita saling mengungkapkannya dengan kata-kata "Minal aidzin wal faidzin" atau "تقبل الله منا ومنكم " kemudian "Mohon maaf lahir dan batin", tapi sudahkan kita mengerti artinya?

Source : Google.com

Menurut beberapa sumber, ungkapan "Minal aidzin wal faidzin" bukan berasal dari sunnah Nabi, melainkan seorang penyair di masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengisahkan dendang wanita di hari raya. (Wikipedia) Yang diucapkan Nabi Muhammad kala itu adalah "تقبل الله منا ومنكم ". Lalu mengapa ada kata-kata Mohon maaf lahir dan batin? Tujuannya adalah untuk membersihkan diri kita dari kesalahan-kesalahan yang kita lakukan selama hidup kita, sebenarnya meminta maaf ini tidak harus saat lebaran. Dan apakah saat seseorang meminta maaf pada kita, kita langsung memaafkannya?

Tuesday, 14 July 2015

Ramadhan 1436 H : Tutorial Melipat Kresek(Plastik) Menjadi Segitiga

Biasanya kalau dari minimarket paling banyak dapat kresek(plastik) sekitar tiga buah. Satu buah yang paling besar dan dua lainnya berukuran lebih kecil untuk memisahkan makanan dengan barang lain yang berbau seperti sabun, sampo, atau detergen. Beda halnya kalau ke warung, biasanya saya cuma dapet kresek(plastik) kecil. Karena merasa akan butuh kembali kresek-kresek tersebut, saya tidak membuangnya. Saya kumpulkan di dalam plastik besar. Makin lama makin menumpuklah kresek-kresek tersebut, sampai akhirnya terpakai kembali. Nah saya kepikiran tips dari nenek saya, yaitu menjual kembali kresek(plastik) pada pedagang. Dulu saat nenek saya masih hidup, beliau sering menukarkan kresek dengan bawang pada penjual bumbu dapur. Lumayan kan?


Sebelum ditukerin sama bawang atau mau kita pakai kembali, kresek(plastik) ini kan pasti dikumpulin dulu. Daripada berantakan kaya gambar diatas, mending kita tilep-tulep yuk! Selain jadi rapih, kresek(plastik) yang kita bentuk jadi segitiga ini bisa dijadikan ajang melatik motorik anak semacam origami gitu. Kalau origami kan harus pake kertas, nah ini sih memanfaatkan yang ada aja. Sudah siap? Yuk ikutin cara-caranya biar jadi segitiga! *wink*

Monday, 13 July 2015

Ramadhan 1436 H : Resep Minigur(Martabak Mini dan W'Dank Bajigur) Ala Amy

Sudah berada di penghujung Ramadhan, kayaknya nggak afdol kalau nggak bikin makanan untuk takjil ala sendiri, apalagi status saya yang baru saja jadi istri. Pengen banget rasanya bikinin suami tercinta cemilan enak buat berbuka puasa. Tapi apa ya? Es udah bosen, kolak juga mainstream, terus apaan dong? Akhirnya kepikiran bikin kreasi Takjil W'Dank Bajigur yang sebelumnya pernah saya lihat di fanspage W'Dank Bajigur. Disana banyak resep oke yang bisa kita tiru, ada yang mudah ada yang juga sulit buat dipraktekin di rumah. Berhubung ingin berhemat, saya coba bahan-bahan yang sudah ada di rumah saja. Jadinya nggak nyontek resep Takjil W'Dank Bajigur yang sudah ada, saya punya resep sendiri yang saya namakan Minigur. 


Bahan:
100 gram Tepung terigu
2 sachet W'Dank Bajigur
24 Cokelat bulat warna-warni tanpa kacang
Cokelat meises warna-warni
Air putih matang 200 cc

Setelah bahan-bahan yang ada disiapkan marilah kita mulai memasak! *yeay*

Wednesday, 8 July 2015

Ramadhan 1436 H : Tutorial Membuat Nail Art Choco Brownie

Sudah kodratnya wanita mendapatkan menstruasi setiap bulan. Nah saya selalu menyambut baik kedatangannya dengan mempergunakan waktu tersebut untuk menggunakan kutek. Walau nggak jago dan belum berniat memperdalami ilmu perkutekan alias nail art, saya suka bikin-bikin nail art yang menurut saya bagus di jari-jari saya ini. Dan kali ini inspirasi saya datang dari kue brownies, hihihi. Emang bulan puasa mah yah nggak jauh-jauh dari makanan selalu nampak menggoda.


Saya belum pernah bikin kue brownies, tapi boleh kan bikin percobaan di aplikasiin ke nail art? *wink* Buat yang mau tahu gimana hasilnya atau pengen nyobain bikin  nail art choco brownie ini, yuk siapin beberapa peralatan berikut ini:

1. Kutek / Nail Polish 3 Warna. Saya memilih Coklat tua, Coklat muda, dan Hitam.
2. Dotting tools.
3. Top Coat

Cara membuatnya, pertama oleskan warna dasar. Saya menggunakan Nail Polish The long Wear The One Warna Cappucino dari Oriflame.


Setelah di oleskan, diamkan beberapa saat. 5 menit juga cukup. Selanjutnya siapkan warna yang lebih muda dari warna dasar. Saya menggunakan Nail Polish More by Demi warna Tea Rose dari Oriflame juga.


Sama dengan cara sebelumnya, diamkan dulu beberapa saat sampai mengering. Setelah kering, aplikasikan kembali nail polish yang pertama kali di oleskan (warna dasar). Sehingga membentuk lapisan seperti ini:


Kemudian aplikasikan nail polish yang paling gelap warnanya (Saya menggunakna warna hitam) dengan dotting tools. Bebas yaa mau dimana saja ditempelkannya.


Lalu saya bingung, hehehe. Jadi ceritanya apa yang saya buat ini hampir gagal, karena saya ingin mendapatkan layer yang mirip dengan foto brownies di awal tadi dengan motif seperti choco chips, hanya saja tidak mirip kan? Akhirnya saya menambahkan motif polkadot yang banyak. Di mulai dari warna dasar dan warna pelapisnya. Dan jadilah hasilnya seperti ini:


Sangat jauh kan dari inspirasi browniesnya. Ya begitulah, tapi menurut saya ini lumayan unik. Ada kebanggaan sendiri setelah selesai membuatnya. Oiah, jangan lupa setelah selesai, oleskan Top Coat-nya ya!


Ya begitulah kira-kira tutorial membuat nail Art yang terinspirasi dari brownies yang saya namakan Choco Brownie versi saya yang masih amatiran ini. Semoga bermanfaat! ^^