Lebaran tiba, sudah tradisi untuk mengucapkan selamat idul fitri, biasanya kita saling mengungkapkannya dengan kata-kata "Minal aidzin wal faidzin" atau "تقبل الله منا ومنكم " kemudian "Mohon maaf lahir dan batin", tapi sudahkan kita mengerti artinya?
![]() |
Source : Google.com |
Menurut beberapa sumber, ungkapan "Minal aidzin wal faidzin" bukan berasal dari sunnah Nabi, melainkan seorang penyair di masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengisahkan dendang wanita di hari raya. (Wikipedia) Yang diucapkan Nabi Muhammad kala itu adalah "تقبل الله منا ومنكم ". Lalu mengapa ada kata-kata Mohon maaf lahir dan batin? Tujuannya adalah untuk membersihkan diri kita dari kesalahan-kesalahan yang kita lakukan selama hidup kita, sebenarnya meminta maaf ini tidak harus saat lebaran. Dan apakah saat seseorang meminta maaf pada kita, kita langsung memaafkannya?