Showing posts with label menikah. Show all posts
Showing posts with label menikah. Show all posts

Monday, 1 June 2015

Tentang Pernikahan : "Aku Cuma Mau Pergi Ke Tempat Yang Ada Kamu-nya, titik"

Woohoo judulnya agak agak gimana gitu yah? IYAH.
Menikah baru satu bulan pas. 1515, 1 Mei 2015. Saya yang masih bau kencur di dunia peristrian ini mau share salah satu pengalaman, dalam waktu satu bulan saya menikah. Saya yang belajar menjadi seorang blogger, pernah mengikuti salah satu kontes blog. Dan saat pengumuman pemenang 21 Mei (Terlambat 1 hari dari informasi yang di berikan pihak penyelenggara), saya tidak terpilih menjadi finalis yang bisa mendapatkan hadiah trip ke BALI. Sedih dong, walau tahu mungkin artikel yang saya kirimkan memang belum layak. 


Tapi ada keanehan yang terjadi, saya pernah denger nama salah satu finalisnya. Dengan perasaan agak kecewa karena belum menang, saya mencari tahu artikel apa sih yang di kirimkan finalis yang pernah namanya nggak terlalu asing itu. Karena syarat pendaftaran lomba blog ini adalah share di Facebook dan twitter, saya mencoba mencari tahu artikelnya via twitter.

Tentang Pernikahan : Menikah Selain Hari SABTU dan MINGGU

Kalau di ibaratkan, usia pernikahan gue dan Rudi baru seumur jagung, baru satu bulan. Tapi gue ngerasa udah lama banget tinggal bareng Rudi. Buat yang belum tahu, Gue dan Rudi nikah tanggal 1 mei 2015, hari Jumat. Banyak yang nanya "Koo nikahnya hari Jum'at?" atau "Pake itung-itungan adat mana?", memang menikah di hari selain Sabtu dan Minggu selalu menjadi hal yang dikait-kaitkan dengan hitung-hitungan wedal alias hari lahir di masyarakat Indonesia. 


Sudah tidak asing lagi sering kita dengar kata "Hari baik" menurut "Kyai A atau Haji B", gue sih merasa semua hari itu baik. Lalu mengapa Gue dan Rudi tidak memilih hari Sabtu atau Minggu yang lazim di gunakan pasangan lain? Hehehe, FYI awalnya kita berniat menikah di bulan november 2014, hari sabtu tanggal 1. Mengapa? Karena rumusan alias perhitungan kita sih awalnya adalah hari libur di awal bulan, biar yang dateng baru pada gajian. Wkkwkwkw. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya kita memutuskan untuk menunda waktu pelaksanaan pernikahan.