Showing posts with label rumah tangga. Show all posts
Showing posts with label rumah tangga. Show all posts

Thursday, 29 October 2020

Bisakah Laki-laki Menjadi Agen Perubahan Kesetaraan Gender dan Penghapusan Kekerasan Seksual?

“Anak laki nggak boleh nangis!” sering denger kalimat itu? Atau kamu juga sering bilang gitu? Duh, kadang aku masih keceplosan ngomong gitu sama anak-anak aku yang notabene adalah lelaki. Padahal ya gaes, anak laki-laki nggak apa-apa koo nangis. Lelaki juga punya hak meluapkan emosi dengan cara yang benar. Tahu nggak kalo kita melarang dan membiasakan anak laki-laki NGGAK BOLEH NANGIS, mereka jadi nggak bisa meluapkan emosinya dengan benar. Daaaaaaaan disinilah awal mula, kebanyakan laki-laki menjadi keras terhadap perempuan. Mereka meluapkan emosinya melalui kekerasan. Mulai dari kekerasan verbal hingga kekerasan fisik. Serem? Banget.

Dengan fakta demikian, Rutgers WPF Indonesia mengadakan sebuah program bernama Prevention Plus atau P+, yang bekerja sama dengan berbagai stake holder untuk menghapus kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual. Uniknya, tidak hanya perempuan yang diajak untuk SPEAK UP tentang diri nya jika mendapati kekerasa, namun Prevention Plus juga mengajak Lelaki sebagai Agen perubahan untuk mewujudkan kesetaraan gender dan menghapus kekerasan seksual.

laki-laki sebagai agen perubahan mewujudkan kesetaraan gender dan penghapusan kekerasan seksual

Sebelum mulai webinar kemarin, aku dikasih tahu beberapa fakta seperti krnyataan bahwa di Indonesia sangat kental dengan unsur patriaki, sehingga masih banyak yang berfikir laki-laki memiliki kontrol dan kuasa terhadap anggota keluarga yang lain. Konstruksi sosial yang lekat dengan budaya patriarki pula yang melanggengkan kekerasan berbasis gender. Minimnya keterlibatan laki-laki dalam upaya pencegahan kekerasan berbasis gender merupakan salah satu faktor yang membutuhkan perhatian lebih, dimana sebagian besar program-program yang berkembang selama ini masih berfokus pada pemberdayaan perempuan dan belum cukup menyasar akar persoalannya, yaitu norma dan relasi gender laki-laki dan perempuan.

Monday, 1 June 2015

Tentang Pernikahan : "Aku Cuma Mau Pergi Ke Tempat Yang Ada Kamu-nya, titik"

Woohoo judulnya agak agak gimana gitu yah? IYAH.
Menikah baru satu bulan pas. 1515, 1 Mei 2015. Saya yang masih bau kencur di dunia peristrian ini mau share salah satu pengalaman, dalam waktu satu bulan saya menikah. Saya yang belajar menjadi seorang blogger, pernah mengikuti salah satu kontes blog. Dan saat pengumuman pemenang 21 Mei (Terlambat 1 hari dari informasi yang di berikan pihak penyelenggara), saya tidak terpilih menjadi finalis yang bisa mendapatkan hadiah trip ke BALI. Sedih dong, walau tahu mungkin artikel yang saya kirimkan memang belum layak. 


Tapi ada keanehan yang terjadi, saya pernah denger nama salah satu finalisnya. Dengan perasaan agak kecewa karena belum menang, saya mencari tahu artikel apa sih yang di kirimkan finalis yang pernah namanya nggak terlalu asing itu. Karena syarat pendaftaran lomba blog ini adalah share di Facebook dan twitter, saya mencoba mencari tahu artikelnya via twitter.