Dari STM, saya emang bermasalah sama kulit wajah. JERAWAT selalu jadi sesuatu yang muncul sebagai hal pengganggu diwajah yang saat itu masih tirus. Bukan hanya yang besar, ada beberapa jerawat kecil yang muncul disekitar pelipis dan dagu serta dahi. Seiring dengan waktu, saya mencoba mengobatinya dengan berbagai macam obat jerawat dan skin care anti jerawat. Hasilnya? Sama saja sih. Sampai akhirnya setelah menikah, jerawat kecil-kecil mulai menghilang. Paling hanya muncul satu dua disaat akan masa menstruasi tiba. Namun masalah lain datang, saya merasa wajah sering kusam dan komedo mulai bertebaran. Hidup emang penuh cobaan, termasuk masalah-masalah pada wajah ini, hiks.
Setiap kali curhat sama Rudi tentang jerawat dan komedo, dia hanya punya satu jawaban. “Makanya sering mandi sama cuci muka.” Sambil kadang ngasih uang buat beliin obat jerawat dan skin care anti jerawat. Saat hamil, saya mulai nggak concern sama masalah kulit wajah. Sampai akhirnya ketemu sama dr. David, itu looh dokter yang penuh kharismatik yang pernah saya bahas.
Dari penjelasan beliau, ternyata banyak factor yang mempengaruhi kulit wajah. Bukan cuma masalah nggak cuci muka atau skin care dan make up yang nggak cocok. Rasanya pengen konsultasi sama dokter david, tapi karena saat itu nggak concern sama kulit wajah, akhirnya BYE. Sampai akhirnya Khalif lahir, dan saya mulai merasa menjadi TUA.