Sejak tahun 2007 saya sudah mulai bekerja dan hampir setiap tahun saya pasti mendapatkan yang namanya THR alias Tunjangan Hari Raya. Namun tahun ini berbeda, saya yang sudah berstatus istri dan bekerja sebagai freelancer tidak lagi mendapatkan THR seperti dulu. Saya kini bergantung dari THR yang didapatkan suami dari kantor tempatnya bekerja. Alhamdulillah lebih dari cukup untuk membiayai keperluan lebaran kami. Tapi sebagai istri, harusnya saya bisa mengaturnya agar jadi "sesuatu" yang lebih berarti. Tidak hanya digunakan keperluan lebaran dan habis begitu saja, saya harus bisa membuat THR dari suami sebagai investasi. Ya investasi adalah #ResolusiLebaranku tahun ini.
![]() |
| Source : google.com |
Akhirnya setelah THR dari kantor suami cair, saya membagi dana tersebut kedalam beberapa pos agar resolusi lebaran saya bisa terpenuhi. 4 Pos yang saya buat adalah sebagai berikut:

