Saturday, 25 May 2019

3 Tempat Wisata Semarang, Selain Lawang Sewu. Sudah Pernah Kesini?

Kota Semarang, awalmya bukan aalah satu Kota yang menarik perhatian saya untuk dijadikan destinasi wisata. Namun, saat akan membuat itenary ke Karimun Jawa, kota ini muncul. Semarang memang terkenal dengan sebuah gedung peninggalan Belanda, yaitu Lawang Sewu. 


Tempat yang konon memiliki aura menyeramkan yang misterius. Namun nyatanya, kota Semarang tak hanya memiliki Lawang Sewu sebagai bangunan historikal yang punya sejarah. Ada tiga bangunan lain yang juga bisa kita kunjungi untuk dinikmati pemandangan arsitektur dan sejarahnya. 

1. Klenteng Sam Poo Kong.
Sebuah petilasan yang ada didaerah Simongan, Semarang ini dikenal juga dengan nama Gedung Batu Temple. Konon, tempat ini adalah persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Dalam dialek Hokkian, Sam Poo Kong atau San Bao Dong (Mandarin) artinya adalah gua San Bao. Asal muasal Klenteng Agung Sam Poo Kong adalah ketika armada Zheng He merapat di pantai Simongan – Semarang karena juru mudinya, Wang Jing Hong sakit keras. Sebuah gua batu dijadikan tempat beristirahat Zheng He dan mengobati Wang Jing Hong. Sementara juru mudinya menyembuhkan diri, Zheng He melanjutkan pelayaran ke Timur untuk menuntaskan misi perdamaian dan perdagangan keramik serta rempah-rempah.

Selama di Simongan, Wang memimpin anak buahnya menggarap lahan, membangun rumah dan bergaul dengan penduduk setempat. Lingkungan sekitar gua jadi berkembang dan makmur karena aktivitas dagang maupun pertanian. Demi menghormati pimpinannya, Wang mendirikan patung Zheng He di gua batu tersebut untuk dihormati dan dikenang masyarakat sekitar. Inilah asal muasal dibangunnya Klenteng Sam Poo Kong di Semarang. Wang meninggal pada usia 87 tahun dan dimakamkan di sekitar situ. Sejak itu masyarakat menyebutnya sebagai Makam Kyai Juru Mudi. Ketika gua batu runtuh akibat longsor, masyarakat membangun gua buatan yang letaknya bersebelahan dengan Makam Kyai Juru Mudi. 


Tempat ini kayaknya cocok untuk wisata sejarah, budaga dan selfie. Masuk ke area ini diberikan harga tiket, hanya masuk ke area kelenteng, Dewasa membayar 7 ribu saat weekday, dan 10 ribu saat weekend. Anak-anak 5 saat weekday, dan 8 ribu saat weekend. Untuk wisatawan luar negeri, harganya berbeda. Jika kita ingin masuk ke area berdoa, ada lagi tiket yang harus dibayar. Nggak cuma foto-foto, biasanya di Sam Poo Kong juga ada bazaar dan pagelaran budaya lho! 

2. Masjid Agung Jawa Tengah
Pertama tahu klo masjid ini dibangun diatas tanah seluas 10 hektare, saya agak kaget. Luas banget ya? Ternyata emang luas. Masjid yang bisa menampung enam ribu jamaah ini, punya arsitektur yang unik perpaduan Jawa dan Arab.Bangunan utama masjid beratap limas khas bangunan Jawa namun dibagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter ditambah lagi dengan 4 menara masing masing setinggi 62 meter ditiap penjuru atapnya sebagai bentuk bangunan masjid universal Islam lengkap dengan satu menara terpisah dari bangunan masjid setinggi 99 meter.


Gaya Romawi terlihat dari bangunan 25 pilar dipelataran masjid. Pilar-pilar bergaya koloseum Athena di Romawi dihiasi kaligrafi kaligrafi yang indah, menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul, di gerbang ditulis dua kalimat syahadat, pada bidang datar tertulis huruf Arab Melayu “Sucining Guno Gapuraning Gusti" . Jika serambinya dipakai, jumlah tampung jamahnya bisa mencapai 10ribu lho! Masyaallah, kerennya.

Bukan cuma untuk beribadah, Masjid ini punya berbagai fasilitas bahkan menyediakan kamar untuk kita. Katanya ada 23 kamar dengan berbagai kelas. Terus ada juga Menara Al Husna atau Al Husna Tower yang tingginya 99 meter. Bagian dasar dari menara ini terdapat Studio Radio Dais (Dakwah Islam) dan pemancar TVKU. Sedangkan di lantai 2 dan lantai 3 digunakan sebagai Museum Kebudayaan Islam, dan di lantai 18 terdapat Kafe Muslim yang dapat berputar 360 derajat. Lantai 19 untuk menara pandang, dilengkapi 5 teropong yang bisa melihat kota Semarang. Wiii asik ya? 

3. Gereja Blenduk Semarang
Gereja yang memiliki nama asli Gereja GPIB Immanuel adalah Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal di kota itu pada 1753, dengan bentuk oktagonal (persegi delapan). Nama Blenduk adalah julukan dari masyarakat setempat yang berarti kubah. Gereja ini hingga sekarang masih dipergunakan setiap hari Minggu. Di sekitar gereja ini juga terdapat sejumlah bangunan lain dari masa kolonial Belanda. 


Nah selain Gereja tertua ini, disekitarnya juga ada bagunan-bangunan tua peninggalan kolonial Belanda. Jadi klo kita datang kesini bisa sekalian wisata selfie juga. 

Sekarang Pe-ernya adalah kalo dari Bandung ke Semarang, enaknya naik apa ya? Biar henat waktu sih asiknya naik pesawat. Isunya sih kalo naek pesawat itu mahal. Tapiiii ngga usah khawatir guys, karena kita bisa dapet tiket pesawat ke Semarang dengan mudah dan harga lebih hemat dengan Pegipegi. Gimana caranya? Kita bisa install aplikasi Pegipegi atau buka dari browser pegipegi.com lengkapnya kamu bisa cek divideo ini ya! 


Yuk kita jalan-jalan ke Semarang! Saya pilih tanggal 20 Juni 2019 biar udah nggak kena arus balik lebaran. By the way, Liat kan tadi diakhir video banyak banget promo dari PegiPegi. Liburan hemat, jadi makin senang dong! ;) 

Semoga bermanfaat ^_^

No comments:

Post a comment